Netral English Netral Mandarin
04:38wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Rustam Heran Aparat Tidak Menindak Penyebar Hoax Soal Haji 2021

Selasa, 08-Juni-2021 13:40

Rustam Ibrahim
Foto : Istimewa
Rustam Ibrahim
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah telah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji 2021 dengan alasan faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji yang terancam akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Selain itu, Kerajaan Arab Saudi hingga kini juga belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi juga telah menjelaskan bahwa otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

Meski pemerintah dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia telah membeberkan alasan dibalik penundaan ibadah haji 2021, namun sejumlah pihak justru menyebar isu miring yang menyerang pemerintah terkait pembatalan tersebut.

Beberapa isu liar yang dihembuskan terkait penyebab dibatalkannya haji 2021, seperti penggunaan vaksin Sinovac asal Tiongkok, Indonesia memiliki utang ke pemerintah Arab Saudi, hingga isu pemerintah telah menggunakan dana haji.

Terkait hal itu, pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim merasa heran dengan aparat penegak hukum dan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terkesan membiarkan hoax soal haji 2021 beredar luas di ranah publik.

Menurutnya, jika tidak ada tindakan tegas terhadap para penyebar hoax itu, maka ke depannya rakyat akan sulit membedakan antara hoax dan kritik.

"Saya heran penegak hukum dan pemerintah @jokowi membiarkan saja hoax bahwa Pemerintah Saudi tidak memberikan kuota haji karena vaksin yang kita gunakan, utang ke Saudi, dana haji dipakai pemerintah dsb.. Seakan tidak terusik," tulis Rustam di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Selasa (8/6/2021).

"Nanti rakyat tahunya mengkritik sama dengan berbohong @DivHumas_Polri," kata Rustam Ibrahim.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P