Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:38wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Rustam: Jika Rakyat NTT Sangat Antusias Sambut Jokowi Tentunya Itu Spontanitas

Sabtu, 27-Februari-2021 03:45

Pemerhati sosial dan politik Rustam Ibrahim
Foto : Twitter
Pemerhati sosial dan politik Rustam Ibrahim
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati sosial dan politik Rustam Ibrahim ikut mengomentari polemik kerumunan warga menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Maumere, NTT, beberapa hari lalu.

Rustam menyinggung soal perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin di NTT pada Pilpres 2019 lalu yang mencapai hampir 89 persen.

Berdasarkan data itu, Rustam berpendapat bahwa antusiasme warga NTT menyambut kedatangan Presiden Jokowi merupakan spontanitas.

"Presiden Jokowi itu menang Pilpres 2019 hampir 89% suara pemilih di NTT. Jadi, jika rakyat sangat entusias menyambutnya tentunya itu spontanitas," tulis Rustam di akun Twitternya, Jumat (26/2/2021).

Sebelumnya, video Presiden Jokowi disambut oleh kerumunan warga saat kunjungan kerja ke Maumere, NTT, Selasa (23/2/2021), viral di media sosial. Dalam video itu terlihat warga mengerubungi rombongan mobil kepresidenan tanpa menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Presiden Jokowi di atas mobil melambaikan tangan hingga melemparkan souvenir ke arah warga yang terlihat berdesak-desakan. Presiden juga tampak mengingatkan warga untuk menggunakan masker.

Kerumunan tersebut mendapat kritik dari banyak kalangan karena dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Bahkan beberapa pihak membandingkan kejadian itu dengan kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang diproses hukum.

Terkait hal itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, kerumunan tersebut merupakan bentuk spontanitas dan antusiasme warga Maumere menyambut kedatangan Jokowi. Ia mengklaim tidak ada niatan presiden membuat kerumunan.

"Dan kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker. Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya," kata Bey kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Soal suvenir yang dibagikan Jokowi, menurut Bey, itu juga terjadi secara spontanitas sebagai bentuk penghargaan presiden terhadap antusiasme masyarakat. Ia pun kembali menegaskan bahwa Presiden tetap mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan.

"Suvenirnya itu buku, kaos, dan masker. Tapi poinnya, presiden tetap mengingatkan warga tetap taati protokol kesehatan," jelasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati