Netral English Netral Mandarin
23:21wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
RUU Ekonomi Syariah Masuk Prolegnas Prioritas, Anggota DPR Minta Dukungan Masyarakat

Senin, 18-Oktober-2021 18:40

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati.
Foto : dpr.go.id
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai Rancangan Undang-Undang tentang Ekonomi Syariah dapat menjadi solusi dan jawaban berbagai persoalan ekonomi di Indonesia.

"RUU Ekonomi Syariah yang disusun secara komprehensif dan implementatif, dapat meningkatkan ekonomi nasional. Karena itu masuknya RUU Ekonomi Syariah dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, menjadi urgen," kata Anis di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Menurut Anis, perkembangan ekonomi syariah yang cepat, membutuhkan pengembangan dasar hukum agar dapat menjadi landasan pengaturan yang "ajeg" dan dapat membentuk ekosistem yang sehat. 

Hal itu dapat berdampak optimal bagi kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial.

"Proses pembentukan UU merupakan proses yang terkait dengan substansi dan proses yang terkait dengan politik, sehingga keduanya harus dijalankan secara baik agar sebuah RUU yang diusulkan dapat terbentuk," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, ekonomi syariah bisa menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan ekonomi bangsa, karena nilai-nilainya bersifat universal, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Dia menilai nilai-nilai ekonomi syariah dapat mewujudkan kebaikan bersama bagi kesejahteraan dan keadilan seluruh masyarakat Indonesia yang sejalan dengan UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"RUU Ekonomi Syariah yang sudah masuk 'long list' Prolegnas 2022 harus sama-sama kita perjuangkan, berjalan secara beriringan bersamaan dengan para stakeholder, dan harus mempunyai komitmen yang tinggi sampai pada terbentuknya RUU tersebut," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Karena itu dia meminta doa dan dukungan seluruh pihak agar prosesnya disusunnya RUU tersebut mendapatkan kemudahan.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi