Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:48wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Said Didu Berkicau Pemimpin Otoriter Tak Cakep, Ade Armando dan Ferdinand Balas Begini... 

Minggu, 14-Februari-2021 05:21

Ade Armando
Foto : Istimewa
Ade Armando
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu berpendapat, hampir semua pemimpin otoriter tidak cakep. 

"Hampir semua pemimpin otoriter tidak cakep. Itu saja," tulis Said Didu di akun Twitternya, Sabtu (13/2/2021). 

Cuitan Said Didu itu mendapat tanggapan dari sejumlah pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), salah satunya Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando. 

Ade menyebut Said Didu adalah salah satu contoh buzzer dari kubu yang anti Jokowi. "Ini sekadar contoh buzzer kubu anti Jokowi," cuit @adearmando1. 

Selain Ade, cuitan Said Didu juga dikomentari Ferdinand Hutahaean. Ia mengucap syukur karena Said Didu tidak menjadi pemimpin.

Pasalnya, menurut Ferdinand, jika Said Didu jadi pemimpin, maka tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu berpotensi menjadi pemimpin yang otoriter.

"Main fisik nih. Untung Said Didu ngga jadi pemimpin, alhamdulillah. Karena kalau jadi pemimpin potensinya jadi pemimpin otoriter itu besar. Soalnya Said Didu ngga cakep. Itu saja," sindir @FerdinandHaean3.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli