Netral English Netral Mandarin
10:27wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
Said Didu: Butuh Satu Generasi untuk Menyembuhkan Kerusakan yang Dibuat BuzzeRp

Senin, 14-Juni-2021 01:01

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
Foto : Twitter
Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan sekretaris kementerian BUMN Said Didu mengatakan, para pendengung bayaran atau yang dijuluki buzzeRp telah menghacurkan kohesivitas sosial dan toleransi.

"Mereka para buzzeRp sudah menghancurkan kohesifitas sosial dan toleransi," tulis Said Didu di akun Twitternya, Sabtu (12/6/2021).

Menurutnya, bangsa ini terluka akibat ulah buzzeRp, dan itu butuh satu generasi untuk menyembuhkan luka tersebut.

"Luka bangsa yang mereka buat butuh satu generasi untuk menyembuhkan kerusakan yang mereka buat," cuit @msaid_didu.

Hal itu disampaikan Said Didu menanggapi cuitan ekonom senior Rizal Ramli yang membahas soal buzzeRp.

Adapun Rizal Ramli dalam kicauannya menyebut buzzeRp memproduksi kebohongan dan memecah belah anak bangsa hingga merusak fondasi demokrasi.

Rizal juga mengatakan kalau buzzeRp dipelihara oleh kekuasaan. Menurutnya, ulah buzzeRp justru merusak citra pemerintah.

"BuzzerRP menghadirkan ilusi, mempabrikasi kebohongan demi kebohongan, memecah belah anak bangsa, dan akhirnya merusak fondasi demokrasi. Mereka dipelihara oleh kekuasaan," kata @RamliRizal.

"BuzzeRP justru merusak citra pemerintah," ungkap mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati