Netral English Netral Mandarin
12:16wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Said Didu Sentil Penguasa Menohok: Dari Kritik BUMN, Lolosnya WNA China Hingga Buzzer

Senin, 21-Juni-2021 09:50

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
Foto : Istimewa
Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menuliskan kritik kepada penguasa untuk tak membuat kondisi masyarakat semakin sulit. Berbagai macam sindiran dari isu WNA Asal Tiongkok hingga beban utang.

Said menuliskan lewat linimassa twitter resminya, di Jakarta, Senin (21/6/2021). Dia juga meminta kalau BUMN terus dijaga dalam segala kondisi, setidaknya bukan jadi rusak.

"Jika tdk bisa sejahterakan rakyat, minimal jangan bebani utang. Jika tdk bisa perbaiki persatuan, minimal jangan bayar buzzer utk memecah belah. Jika tdk bisa perbaiki BUMN, minimal jangan dirusak.

Said juga mengeluhkan kalau media sosial semakin tak sehat. Dengan peran para pendengung alias buzzer bayaran hingga membuat pecah belah persatuan alias polarisasi politik semakin deras.

Ditambah, lanjut Said kalau isu soal Wna asal China selalu bisa masuk Indonesia ditengah kondisi Pandemi. "Jika tidak bisa jaga kedaulatan, minimal jangan undang calon penjajah," tulisnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati