Netral English Netral Mandarin
15:21 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Said Didu Tuding Presiden Inginkan Menag Menggebuk Islam?

Rabu, 23-December-2020 11:00

cuitan @msaid_didu
Foto : Twitter
cuitan @msaid_didu
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tangkapan layar cuitan akun Twittermantan sekretaris Kementerian BUMN Said Didu terkait penunjukan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai Menteri Agama, ramai diperbincangkan netizen.

Cuitan akun @msaid_didu jadi sorotan netizen lantaran menyebut Presiden menginginkan Menag 'menggebuk' Islam.

Akun @msaid_didu berkicau demikian mengomentari pemberitaan media soal pernyataan Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari yang berpendapat bahwa Presiden Jokowi menginginkan sosok Menag seperti Gus Yaqut yang bersikap keras terhadap 'kelompok Islam' tertentu.



“Terima kasih atas penjelasan mas Qodari. Akhirnya kami tahu bahwa Bapak Presiden inginkan Menag untuk “menggebuk” Islam. Sekali lagi terima kasih,” cuit @msaid_didu, Selasa (22/12/2020) malam.

Saat ditelusuri di akun Twitter Said Didu, @msaid_didu, tidak ditemukan cuitan demikian. Banyak netizen yang menyebut jika Said Didu telah menghapus cuitannya itu.

Meski diduga telah dihapus, tangkapan layar cuitan Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu telah beredar luas di media sosial.

Bahkan, cuitan-cuitan Said Didu dibanjiri komentar netizen yang menyindir dan mempertanyakan alasan Said menghapus cuitannya soal Menag.

Berikut sejumlah komentar netizen merespons cuitan msaid_didu, seperti dilihat netralnews.com di Twitter, Rabu (23/12/2020).

"DICARI TWEET YANG HILANG.. MUNGKIN DOI MAU NYUSUL.. Tolong pak/bu @DivHumas_Polri @CCICPolri segera kabulkan," tulis @Wan_kath.

"Maksudnya apa cuitanmu ini Cuk!!Bacotmu perlu disekolahin dulu kayaknya," sindir @hardjo_kondang.

"Ente sudah memfitnah presiden dengan mengatakan terpilih nya Gus Yaqut untuk menggebuk islam..kali ini ente kena du.," tulis @AdiSamu56115260.

"Kok Hilang ya? Kenapa? Takut Dipenjara?," tanya @rizallubis1974.

"Sudah di-capture jejak fitnah dan ujaran kebencian (emoji tertawa)," kata @HijauDaun86.

"Why manusia merdeka ngebacot paling jago, lalu jadi pengecut hapus tweet! Kalau benar, kok kau hapus tweet 'gebuk' mu itu?

!" tegas @dikunciREAL.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari menilai Gus Yaqut memang cocok menjadi Menteri Agama. Sebab, Gus Yaqut memiliki sikap yang keras dengan kelompok tertentu. 

“Soal Gus Yaqut, dia keras kepada kelompok Islam tertentu, itu yang dicari presiden dari Yaqut ya. Bahwa selama ini Yaqut keras kepada kelompok-kelompok yang sekarang berhadapan dengan pemerintah. Jadi kuat ideologi, kuat pertarungan ideologi, head to head gitu,” ucap Qodari, dikutip dari RMOL, Selasa (22/12/2020).

Menurutnya, selain sebagai politikus PKB, Gus Yaqut juga merupakan warga Nahdlatul Ulama. Artinya, sosok Gus Yaqut sangat pas untuk menduduki pos Kementerian Agama. Terlebih Gus Yaqut memiliki sepak terjang di lapangan yang cukup apik bersama GP Ansor.

“Pasti NU berada di belakang Yaqut. Kenapa? Ketua GP Ansor, Ketua Banser, ya kemudian secara lapangan juga kalau selama ini yang dilawan punya pasukan, ini punya pasukan. Ya mudah-mudahan akan ketemu ya pintu-pintu untuk dialog, kita tidak menginginkan kekerasan,” pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati