Netral English Netral Mandarin
18:50wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Said Didu Ungkap Setelah KPK 'Diselesaikan', Korupsi Diungkap Sisakan Partai Penguasa Menuju Partai Tunggal

Rabu, 05-Mei-2021 09:55

Muhammad Said Didu
Foto : Istimewa
Muhammad Said Didu
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muhammad Said Didu angkat bicara dengan polemik pemecatan terhadap puluhan  pegawai KPK yang menjadi sorotan publik beberapa hari terakhir. 

"Sepertinya, setelah  @KPK_RI "diselesaikan" maka akan terjadi pengungkapan korupsi di parpol (termasuk parpol koalisi) kecuali parpol penguasa diberitakan scr bombastis dan seakan hanya partai penguasa yg bersih demi menuju "partai tunggal," kata Said Didu, Rabu 5 Mei 2021.

Seperti diketahui, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya dikabarkan akan memecat 75 pegawai di lembaga itu dengan dalih tak lolos tes wawasan kebangsaan. Salah satu nama yang akan didepak adalah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Saat dikonfirmasi, Novel membenarkan mendengar kabar pemecatan dirinya. “Iya benar, saya dengar info tersebut,” kata dia lewat pesan singkat, Senin, 3 Mei 2021.

Para pegawai KPK yang akan dipecat ini direkrut secara independen sebelum revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK). Permasalahannya, setelah revisi, UU mengharuskan pegawai KPK berstatus ASN. Lembaga ini pun menggelar serangkaian tes.

KPK telah menerima hasil tes alih status pegawai menjadi ASN dari Badan Kepegawaian Negara pada 27 April. Namun, hasil tes itu belum dipublikasikan. Dihubungi melalui pesan singkat pada Ahad, 2 Mei 2021 mengenai hasil tes para pegawainya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron tidak merespon.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan lembaganya memang telah menerima hasil tersebut. Dia mengatakan belum mengetahui hasilnya. Hasil tes tersebut, kata dia, akan diumumkan dalam waktu dekat. “KPK memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada publik dalam waktu dekat,” kata dia Ahad, 2 Mei 2021.

Dinukil Tempo.co, Novel Baswedan menganggap tes tersebut menjadi bagian dari upaya menyingkirkan pegawai independen di KPK yang sudah dilakukan sejak lama. Namun, Novel mengatakan upaya kali membuatnya terkejut. “Bila info tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh pimpinan KPK sendiri,” kata dia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P