Netral English Netral Mandarin
06:56 wib
Para tenaga medis yang kelelahan diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta. Sebab, pada saat yang sama angka penambahan kasus terus meningkat. Keputusan untuk melanjutkan atau tidak operasi gabungan  pencarian dan evakuasi korban serta puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 oleh tim Badan SAR Nasional (Basarnas) bakal diputuskan Senin (18/1).
Sama di Luar Negeri, di Dalam Negeri Tokoh Agama Terbelit Pidana, Eko: Kriminali Memuja Kriminal

Selasa, 12-January-2021 16:10

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadi menyoroti beberapa ulama atau tokoh agama yang terbelit pidana.

Dirinya menyebut ada beberapa tokoh agama di Indonesia yang dipuja-puja, terbelit pidana, seperti Rizieq Shihab, Habib Bahar serta Bahtiar Nasir.

Hal sama terjadi diluar negeri, beberapa tokoh agama dipidana. Seperti Zakir Naik yang dipidana diduga menggelapkan dana dan terorisme. Sementara di Turki, Harun Yahya dituduh telah memperkosa.



"Di dalam negeri, tokoh agama yang dipuja terbelit pidana. Ya Rizieq, ya Bahar, ya Bahtiar Nasir. Di LN, pujaan mereka samna. Zakir Naik dihukum di India karna penggelapan dana dan terorisme. Harun Yahya dihukum di Turki karena perkosaan," kata Eko dalam akun Twitter pribadinya.

Uniknya tokoh-tokoh di luar negeri tersebut dipuja oleh tokoh agama di dalam negeri. "Kriminali memuja kriminal," lanjut dia.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati