Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:34wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Sama di Luar Negeri, di Dalam Negeri Tokoh Agama Terbelit Pidana, Eko: Kriminali Memuja Kriminal

Selasa, 12-January-2021 16:10

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadi menyoroti beberapa ulama atau tokoh agama yang terbelit pidana.

Dirinya menyebut ada beberapa tokoh agama di Indonesia yang dipuja-puja, terbelit pidana, seperti Rizieq Shihab, Habib Bahar serta Bahtiar Nasir.

Hal sama terjadi diluar negeri, beberapa tokoh agama dipidana. Seperti Zakir Naik yang dipidana diduga menggelapkan dana dan terorisme. Sementara di Turki, Harun Yahya dituduh telah memperkosa.

"Di dalam negeri, tokoh agama yang dipuja terbelit pidana. Ya Rizieq, ya Bahar, ya Bahtiar Nasir. Di LN, pujaan mereka samna. Zakir Naik dihukum di India karna penggelapan dana dan terorisme. Harun Yahya dihukum di Turki karena perkosaan," kata Eko dalam akun Twitter pribadinya.

Uniknya tokoh-tokoh di luar negeri tersebut dipuja oleh tokoh agama di dalam negeri. "Kriminali memuja kriminal," lanjut dia.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati