Netral English Netral Mandarin
22:32 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Mengapa Sandiaga Jadi Menteri Parekraf? BS: Karena Gagal Kembangkan Oke Oce...

Rabu, 23-December-2020 07:17

Birgaldo sebut mengapa DSandiaga Uno jadi Menteri Parekraf, karena Gagal Kembangkan Oke Oce...
Foto : Istimewa
Birgaldo sebut mengapa DSandiaga Uno jadi Menteri Parekraf, karena Gagal Kembangkan Oke Oce...
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sandiaga Uno menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Whisnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Menanggapi keputusan Jokowi, Rabu malam (22/12/20), pegiat kemanusiaan Birgaldo Sinaga mencuit di FB-nya. 

"INILAH ALASAN MENGAPA JOKOWI MEMILIH SANDIAGA UNO," kata Birgaldo memulai statemennya.

Baca Juga :


"Bang Bir, menurut anda, mengapa Wishnupratama dicopot dari Menpakeraf? Ya..menurut saya karena dia gagal mengembangkan ekonomi kreatif dan pariwisata kita," lanjut Birgaldo.

"Lalu, menurut Bang Bir, mengapa Presiden Jokowi memilih Sandiaga Uno sebagai pengganti Wishnutama? Ya.. menurut saya karena  Sandiaga Uno gagal mengembangkan program Oke Oce. Gitu," lanjutnya.

"Serius Bang Bir...  Gaklah becanda kok..." kata Birgaldo sambil tersenyum.

Sebelumnya dilansir CNNindonesia, penunjukan Sandiaga menjadi menteri disampaikan langsung Jokowi dalam konferensi pers yang dilaksanakan bersama dengan Wapres Ma'ruf Amin di Istana Selasa (22/12) sore.

"Beliau adalah dulu wakil gubernur DKI Jakarta, ketua HIPMI dan saat ini beliau akan kita berikan tanggung jawab untuk pimpin Kemenpar," kata Jokowi.

Sandiaga merupakan pria kelahiran Pekanbaru, Riau pada 28 Juni 1969. Ia sudah malang melintang di dunia bisnis Tanah Air sejak puluhan tahun lalu.

Sebelum sukses seperti sekarang, Sandi pernah menjadi pengangguran karena perusahaannya bangkrut. Namun setelahnya ia bangkit lagi dari nol.

Ia memulai bisnis baru di bidang keuangan dengan melalui PT Saratoga Advisor.

Perjuangan Sandi rupanya memberi hasil. Ia sukses dengan perusahaannya dan berhasil mengambil alih beberapa perusahaan lain.

Pundi-pundi kekayaan pun membengkak. Majalah Forbes bahkan pernah menempatkan Sandi di posisi ke-29 sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2009.

Tak hanya menjadi pengusaha, namanya juga dikenal sebagai salah satu politisi nasional. Karir politik dibangunnya dalam beberapa tahun terakhir.

Semua bermula dari keikutsertaannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Oktober 2017. Ia mencalonkan diri menjadi wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan yang kala itu mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.

Secara mengejutkan kejutan, Anies-Sandi berhasil memenangi Pilkada DKI Jakarta,  dengan menyingkirkan calon gubernur dan wakil gubernur pertahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Anies-Sandi juga unggul dari rival lain, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Saat menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Sandi menggaungkan gerakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertajuk OK OCE.

Namun, hanya setahun berselang, Sandi mencoba peruntungan ke panggung politik yang lebih besar. Ia mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Sayang, hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tak memenangkan Prabowo-Sandi. Mereka kalah dari calon presiden pertahana, Joko Widodo (Jokowi) dan wakil presiden barunya, Ma'ruf Amin.

Usai Pilpres, Jokowi memberi jabatan menteri pertahanan kepada Prabowo, sementara Sandi tidak menjabat sebagai apapun.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto