Netral English Netral Mandarin
09:20wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Saran dr Reisa soal Pentingnya Orang Tua Dampingi Anak saat Menggunakan Gawai

Senin, 19-Juli-2021 16:20

dr Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19.
Foto : covid19.go.id
dr Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro  mengajak para orang tua untuk ikut memantau kegiatan anak-anaknya saat sedang menggunakan gawai atau telepon seluler.

Apalagi bagi anak-anak yang menjalani kegiatan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi COVID-19, gawai menjadi salah satu alat yang tak bisa dilepaskan dari mereka.

"Di masa sekarang tidak seperti zaman dulu. Sekolah pun pakai gadget. Kita maksimalkan di luar waktu sekolah. Kita anggap gawai sebagai tools untuk mendapatkan manfaat, jangan lagi dianggap hiburan semata," katanya dalam sebuah webinar kesehatan tentang parenting, Senin (19/7/2021).

Ia mengatakan, melalui gawai anak selain bisa mendapatkan hiburan juga menyerap ilmu. Mereka pun dapat tetap berinteraksi dengan teman-temannya melalui gawai.

Dalam hal ini, orang tua perlu memantau apa yang anak lakukan, tonton melalui gawainya. Pastikan, anak mengakses sesuatu yang baik.

"Anak ketika menonton, bermain harus ada supervisi dari orang tua atau caretaker. Agar bisa dipastikan dia dapat ilmu, bukan hanya main atau justru dapatkan hal negatif," kata Reisa.

Kemudian, terkait informasi salah atau hoaks yang kini bertebaran melalui berbagai media dan mudah diakses melalui gawai, Reisa berpesan agar Anda memastikan kebenaran informasi itu misalnya berasal dari sumber kredibel atau bukan.

"Pilihlah informasi yang sudah divalidasi kebenarannya. Kita harus memastikan informasi berasal dari sumber kredibel," kata dia, seperti dilansir dari Antara.

Selain berbicara soal gawai dan hoaks, Reisa juga berbagi pengalamannya selama menjadi orang tua. Menurut dia, momen paling berkesan saat menyadari sebagai orang tua, justru bisa banyak belajar dari anak mereka.

Ini berbeda dari pola pikirnya sebelum menjadi orang tua. Saat itu, dia berpikir, orang tua lah yang harus mengajarkan anak.

"Tapi setelah jadi orang tua, 'oh tidak juga'. Saya dapat pelajaran banyak banget justru dari anak-anak saya. Ini namanya experience as a parent," demikian Reisa.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP