Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:27wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
SBY Bakal Aksi Demo di Istana? Ferdinand: Tak Mungkin SBY Demo ke Istana, SBY Sudah Menyatakan...

Jumat, 05-Maret-2021 11:50

Ferdinand Hutahaean dan Susilo Bambang Yudhoyono
Foto : RRI
Ferdinand Hutahaean dan Susilo Bambang Yudhoyono
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polemik Demokrat membuahkan kabar berseliweran. Dikabarkan SBY akan melakukan aksi demo ke Istana negara. Namun, menurut mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, hal itu tak mungkin terjadi.

"KLB itu urusan internal dan tidak melibatkan external apalagi Jokowi sbg presiden. Sy pikir tak bijak pernyataan2 sprt ini, mengadu domba pak SBY dgn pak JKW. Sy percaya tak mgkn SBY demo ke Istana apalagi SBY sdh menyatakan pak JKW tdk terlibat," kata Ferdinand, Jumat (5/3/21).

Sebelumnya diberitakan, Massa yang mengatasnamakan Partai Demokrat akan menggelar kongres luar biasa (KLB) melengserkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY di Sumut siang ini. Elite Demokrat Andi Arief menyinggung kemungkinan demo di Istana.

Perihal rencana demo di Istana ini, menurut Andi Arief, karena pemerintah ditudingnya melakukan pembiaran atas KLB PD. Dia menyebut seharusnya pemerintah bisa bertindak tegas.

"Pemerintah lakukan pembiaran jika KLB ilegal terjadi. Pak Jokowi harusnya bisa bertindak, terlalu lembek bela demokrasi," tuding Andi Arief dalam cuitannya, Jumat (5/3/2021).

Andi Arief menilai seharusnya pemerintah bisa menghargai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang kini menjabat Ketua Majelis Tinggi PD. Andi Arief kemudian bicara kemungkinan SBY turun aksi di depan Istana.

"Soal etika, hargai mantan presiden (SBY) yang lakukan kebenaran juga beku hatinya. Jangan salahkan jika mantan presiden demonstrasi di Istana dengan standar prokes," ucap Andi Arief.

Sementara itu, staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, menyebut SBY akan mengeluarkan pernyataan terkait KLB PD di Sumut hari ini. Ossy berbicara persekongkolan untuk menggoyang PD.

"Hari ini (Jumat, 5/3), di samping Ketua Umum Partai Demokrat AHY, Ketua Majelis Tinggi Partai SBY akan mengeluarkan pernyataan. Pernyataan ini merespons 'kudeta' terhadap kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dan yang dilakukan oleh persekongkolan antara pihak luar dan pihak dalam partai yang nyata-nyata melawan hukum yang berlaku," jelas Ossy seperti dilansir detik.com.

"Kepada segenap kader Partai Demokrat di seluruh Tanah Air agar menyimak pernyataan politik Bapak SBY," imbuh Ossy Dermawan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto