3
Netral English Netral Mandarin
17:10 wib
Sebanyak tujuh mantan kader Partai Demokrat yang baru saja dipecat bakal menggugat gugatan secara kolektif ke Pengadilan Negeri pekan depan. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan telah memangkas jumlah BUMN dari 142 menjadi tinggal tersisa 41 perusahaan.
Sebut 2021 Tahun Cuci Bersih Penjahat Penjual Agama, DT: Rizieq Shihab, Novel, Anies Baswedan Akan Kena Azab

Minggu, 14-Februari-2021 20:42

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Politisi Partai PDI Perjuangan Dewi Tanjung mengatakan bahwa tahun 2021 hingga 2022 akan menjadi tahun cuci bersih bagi para penjahat penjual agama dan perusuh bangsa.

Satu persatu nama ia sebut mulai dari Habib Rizieq Shiha, Novel Baswedan, Anies Baswedan, hingga kubu Cikeas yang menurutnya akan mendapat azab.

“Nyai Tidak Mendahului Allah SWT

Tapi Nyai Bisa Merasakan Kekuatan Ilahi akan membinasakan satu persatu para penjahaEBt penjual agama & Perusuh bangsa

Rizik Sihab Vs, Novel Baswedan, Anis Baswedan, Caplin, Cendana, Cikeas

Akan mendapatkan Azabnya tahun 2021 s/d 2022thn

cuci bersih,” tulis Dewi di akun Twitternya, Minggu (14/2/2021).

Netizen pun ramai mengomentari cuitan dari Dewi Tanjung itu, seperti terpantau netralnews berikut;

@rapidtest88: preeeettttt...omong kosong apalagi ini

@lejef: Tuhan itu maha adil nyai...

Hukuman adalah suatu bentuk keadilan dari TUHAN dan itu adalah hak-NYA.

Yang kita tahu dan percaya adalah:

apa yang ditabur oleh seseorang itulah yang akan dituainya.

Tetap semangat Nyai...

@Hmzh_haris: Daripada didoain dapet azab, mending di doa in dapet hidayah

@LabuWatu: Tdk prlu mndoakan yg jelek2 Nyai cwantik,,biarkan sj,pasti akan trkuak sndri kbusukannya,jika mreka msh ingin brmain api mka pasti akn trbkar dgn sndirinya...

@Fan90Fandie: Nyai2 masa kejam btul,, maf nyai,, lbih bgs kita doa kn je la mereka yg tla m nodai agama n mempora poranda kn agama,, n kta b doa smoga mereka sadar atas perbuatan mereka,, nanti nyai luntur k cyantik kn nyai klo fikir kn mereka hehehhehe.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati