Netral English Netral Mandarin
07:43wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Sebut Anies Bagai Pujangga tapi Tak Konsisten, FH: Kau Sangat Munafik, Bilang Fokus Covid tapi Uang untuk Formula E

Sabtu, 28-Agustus-2021 10:18

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur Anies Baswedan
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lagi-lagi Ferdinand Hutahaean menyentil keras Gubernur Anies Baswedan terkait kebijakannya yang menyebut tak terpengaruh isu interpelasi karena sedang fokus tangani Covid-19. 

Menurut Ferdinand, pernyataan itu sangat munafik karena dana dihamburkan untuk Formula E tapi sebut fokus tangani Covid. 

“Nies, saya serius, kamu butuh konsultan utk mengontrol narasi. Meski kamu paling pintar menata kata bagai pujangga, tp perlu konsistensi dlm bersikap,” kata Ferdinand Hutahaean, Sabtu 28 Agustus 2021.

“Kali ini kau SGT MUNAFIK, kau bilang fokus covid, tp uang rakyat hendak kau hamburkan utk Formula E,” imbuhnya.

Sementara sebelumnya, Anggota Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta resmi menyerahkan surat interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Formula E ke pimpinan DPRD. Anies mengaku tak terganggu oleh pengajuan interpelasi."Bagi kami yang penting warga Jakarta, bukan interpelasi yang terpenting adalah warga Jakarta selamat, warga Jakarta bisa bekerja dengan baik," ujar Anies kepada wartawan di Masjid At Tabayyun, Meruya, Jakarta Barat, Jumat (27/8/2021).

Anies mengatakan yang terpenting saat ini adalah warga Jakarta dapat bekerja dengan baik. Anies mengaku fokus menangani pandemi Corona di Jakarta.

"Ini persoalan yang tidak menyita perhatian kita sama sekali," kata Anies.

"(Kita) lagi sibuk-sibuk nanganin COVID, kita akan terus sibuk menangani COVID sampai tuntas dan sampai semua warga Jakarta bisa beraktivitas kembali dengan selamat," sambung Anies.

Kemudian, Anies mengatakan interpelasi yang diajukan oleh Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI merupakan hak Dewan. Anies juga menyebut jika membiarkan proses tersebut berjalan di kalangan internal Dewan.

"Karena itu bukan menyangkut kami, ini adalah usulan di dalam dewan yang nanti akan diproses secara internal oleh dewan," jelas Anies.

 Interpelasi Diajukan

Diketahui, sebanyak 33 Anggota DPRD DKI Jakarta membubuhkan tanda tangannya dalam surat interpelasi ke Gubernur DKI Anies Baswedan terkait Formula E.

Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menyampaikan, nantinya surat ini akan ditindaklanjuti dalam rapat paripurna. Agar interpelasi dapat terwujud, rapat paripurna harus dihadiri oleh 54 anggota DPRD.

"Kita abis ini bamus. Setelah bamus kita ada paripurna. Kita butuh sekitar 54 suara anggota Dewan, kita berharap teman-teman yang mungkin mau maju sebagai individu masing-masing bisa hadir di dalam forum paripurna itu," kata Ima saat dimintai konfirmasi, Jumat (27/8).

Untuk itu, Ima akan mengajak anggota DRPD lainnya agar ikut serta dalam interpelasi. Tujuannya agar Pemprov terbuka dalam memaparkan hasil studi kelayakan Formula E pascapandemi COVID-19.

"Kita berharap teman-teman yang mungkin mau maju sebagai individu masing-masing bisa hadir di dalam forum paripurna itu. Karena kalau kita hanya 33 di paripurna kita kalah suara, kita tidak bisa melanjutkan interpelasi," ujarnya.

Dalam interpelasi nanti, anggota Komisi E itu juga menuntut agar Pemprov DKI dapat bijak menggunakan anggaran. Terlebih, DKI saat ini dihadapi pandemi COVID-19.

"Maka dari itu kami yang mengajukan dari Fraksi PDIP ingin agar gubernur lebih bijaksana, lebih mengatur keuangannya lebih penting untuk apa. Karena kalau Formula E hanya sebagai prestise aja ya, bukan urgent paling utama," ucapnya dinukil detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani