Netral English Netral Mandarin
12:38wib
Pemerintah batal menerapkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru. Pemerintah akan memperketat syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri selama Natal dan Tahun Baru.
Sebut Anies Sukses Realisasikan Program Rumah DP 0 Rupiah, Musni: Tak Bisa Dibantah...

Selasa, 19-Oktober-2021 17:40

Gubernur Anies saat groundbreaking Kampung Susun Kampung Kunir
Foto : Istimewa
Gubernur Anies saat groundbreaking Kampung Susun Kampung Kunir
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar berpendapat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sukses merealisasikan salah satu program andalannya saat kampanye, yakni Rumah DP 0 Rupiah.

Menurut Musni, Rumah DP Rp 0 telah dibangun berbentuk apartemen yang sangat indah dan nyaman ditempati. Hal tersebut, kata Musni, adalah fakta yang tak bisa dibantahkan.

"Ada yang menyorot tajam dengan menyebut Anies gagal dalam membangun DKI karena gagal merealisasikan program unggulan pembangunan rumah DP Nol Persen," tulis Musni di website-nya, arahjaya.com, seperti dikutip Selasa (19/10/2021).

"Program ini berdasarkan fakta sukses dilaksanakan dan sama sekali tidak bisa dibantah seperti berdirinya berbagai rumah yang berbentuk apartemen yang sangat indah dan nyaman ditempati yang tidak lain merupakan rumah DP Nol Persen," sambungnya.

Soal jumlah Rumah DP Rp 0 yang belum sesuai janji Anies saat kampanye, Musni berpendapat bahwa hal itu terjadi karena dampak dari pandemi Covid-19 terhadap  penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"Jumlahnya belum seperti yang dikampanyekan, tetapi kita semua tahu bahwa DKI Jakarta dan Indonesia dilanda Covid-19 yang berdampak anjloknya penerimaan APBD DKI karena dunia usaha mengalami masalah, sehingga tidak bisa menyetor pajak," ungkapnya.

"Dampak lanjutannya mengurangi kemampuan pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan karena APBD anjlok hampir 50 persen," jelas Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta itu.

Selain itu, lanjut Musni, anggaran yang sudah terbatas diarahkan untuk membiayai penanganan Covid-19 dan segala dampaknya seperti pemberian sembako dan bantuan tunai kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

"Sebagai informasi, seluruh pegawai DKI Jakarta, TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) yang selama ini diterima mengalami pemotongan untuk membantu pemerintah melawan Covid-19," katanya.

Seperti diketahui, saat pertama kali dilantik sebagai gubernur, Anies Baswedan berjanji akan membangun 232.000 unit rumah DP Rp 0. 

Target ini kemudian direvisi hanya menjadi 29.366 unit rumah, sebagaimana yang tercantum dalam draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaru. 

Meski jumlahnya sudah direvisi, hingga saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru menyediakan sekitar 942 rumah DP Rp 0.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi