3
Netral English Netral Mandarin
18:04 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Pedas! Sebut FPI Lebih Dibutuhkan Ketimbang NU-Muhammadiyah, Panji Diskakmat Ade Armando

Kamis, 21-January-2021 08:14

Pedas! Sebut FPI Lebih Dibutuhkan Ketimbang NU-Muhammadiyah, Panji Diskakmat damprat Ade Armando
Foto : Istimewa
Pedas! Sebut FPI Lebih Dibutuhkan Ketimbang NU-Muhammadiyah, Panji Diskakmat damprat Ade Armando
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara pernyataannya yang membandingkan FPI dengan NU dan Muhammadiyah, pelawak Panji Pragiwaksono dihujat sejumlah warganet.

Dosen UI Ade Armando ikut memberikan komentar pedas melalui akun Twitternya, Kamis (21/1/21).

"Pandji sebaiknya menahan diri melakukan analisis politik kalau pengetahuan masih terbatas.  NU dan Muhammadiyah melakukan jauh lebih banyak hal buat masyarakat dibandingkan FPI....," tegas Ade Armando.

Sebelumnya diberitakan, Pelawak Panji Pragiwaksono dalam masalah besar gara-gara Panji Pragiwaksono membela ormas yang didirikan Habib Rizieq Shihab FPI tapi menyalahkan dua ormas besar; Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Pernyataan Panji Pragiwaksono yang memuji-muji FPI dan menyudutkan NU-Muhammadiyah kemudian viral. Komedian ini pun dihujat.

Hujatan datang termasuk dari Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Pegiat media sosial Denny Siregar juga menyebut Panji kini dalam masalah besar.

"Cari masalah Pandji ini.. Mau bela FPI sih silahkan, tapi jangan merendahkan NU dan Muhammadiyah. FPI gada seupil2nya dibandingin 2 ormas besar yang sejarahnya ikut memerangi penjajah ini.." tulis Denny Siregar Rabu 20 Januari 2021 malam.

Postingan Denny ramai komentar menghujat Panji.

Sementara Muannas menilai perjuangan serta jasa dua ormas besar Indonesia NU dan Muhammadiyah tak sepadan dibandingkan Front Pembela Islam (FPI) yang kini sudah dilarang.

Hal itu diungkapkan Muannas untuk menepis pernyataan komedian Panji Pragiwaksono yang membandingkan beberapa ormas tersebut.

"Ini tuduhan, kemaren ada haikal hassan terus mbak you sekarang komedian karbitan, Jasa NU & Muhammadiyah thd bangsa ini besar tak sepadan dibanding FPI," tulis Muannas di media sosialnya Rabu (20/1/2021).

Diketahui dalam sebuah potongan video diskusi virtual, Pandji Pragiwaksono mengatakan, di masyarakat ada banyak para simpatisan FPI. Terlebih lagi di kalangan bawah. Itu karena FPI selalu ada ketika masyarakat kalangan bawah meminta bantuan. Menurut Pandji Pragiwaksono, pendapat itu dia dengar dari Sosiolog Thamrin Amal Tomagola ketika diwawancarainya di Har Rock FM Jakarta tahun 2012 silam

“FPI itu dekat dengan masyarakat. ini gue dengar dari Pak Thamrin Tomagola, dulu tahun 2012, kalau misalnya ada anak mau masuk di sebuah sekolah, kemudian ga bisa masuk, itu biasanya orang tuanya datangi FPI minta surat. Dibikinin surat ke FPI, dibawa ke sekolah, itu anak bisa masuk, terlepas dari isi surat itu menakutkan atau tidak, tapi nolong warga gitu,” ujar Pandji.

Pandji melanjutkan, FPI terkenal dan disukai di masyarakat kalangan bawah ketika para elit dari ormas Islam besar, yakni Nahdaul Ulama (NU) dan Muhammadiyah jauh dari masyarakat

 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto