Netral English Netral Mandarin
22:54wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Sebut Mahfud Menteri Gabut, Veronica: Pembunuh Pendeta Yeremias adalah Anggota TNI, kok Belum Ada yang Ditahan?

Jumat, 16-Juli-2021 11:47

Veronica Koman dan Mahfud MD
Foto : Kolase Tribunnewsmaker.com
Veronica Koman dan Mahfud MD
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menkopolhukam Mahfud MD melalui akun Twitternya bercerita tentang sinetron yang ia tonton. Namun, Veronica Koman malah memberikan sentilan dengan mempertanyakan soal pembunuh Pendeta Yeremias.

Mahfud MD @mohmahfudmd: “PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat.”

Veronica kemudian mencuit dan menyebut Mahfud MD sebagai menteri “gabut”.

“Menteri gabut bedah sinetron,” kata Veronica, Kamis malam 16 Juli 2021.

“Kalo TGPF bentukan Bapak, beserta dua tim investigasi lainnya, sudah menemukan bahwa pembunuh Pendeta Yeremias Zanambani adalah anggota TNI bernama Alpius Hasim Madi, tapi kok hingga saat ini belum ada yang ditahan? Itu gimana, Pak?” imbuh Veronica.

Banyak netizen berikan komentar:

@wasweswoz: “Sama halnya dengan penculikan aktifis orba kak .tersangkanya pun hanya kambing hitam dan dibayar .dalangnya ? masih bernafas lega duduk di kursi istana.”

@BinarisSitumor2: "Sabar, Belio lagi nonton sinetron, dan menikmatinya, seraya membuat catatan".  Mungkin, akan buat sinetron lagi."

@IcamJordie: “Nah itu dia kak,kasus 98 aja belum kelar kak,malahan dalangnya ada di kabinet skrng bareng dia..Hadehhhh.”

@MambesosM: “KEADILAN hanya milik mereka..... biar TUHAN yang bertindak kepada pelaku dalam hidup dan keluarga. amin.”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati