Netral English Netral Mandarin
20:45wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Sebut Moeldoko Sejak Dulu Punya Nafsu Kekuasaan, Andi: Nggak Apa-apa Asalkan Bikin Partai Sendiri

Kamis, 11-Maret-2021 22:40

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng
Foto : Istimewa
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng
42

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengatakan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko punya ambisi untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. 

Demi mewujudkan ambisinya itu, lanjut Andi, Moeldoko mencari partai yang bisa menjadi kendaraan politiknya di Pilpres 2024, dan Demokrat adalah partai yang diincar mantan Panglima TNI itu. 

Andi membeberkan, keinginan Moeldoko untuk nyapres terungkap dari cerita sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat yang dibujuk untuk mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. 

Hal tersebut disampaikan Andi terkait manuver Moeldoko merebut kursi kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Demokrat melalui KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021) lalu. 

"Pak Moeldoko sudah bilang kepada kader-kader kami yang ditemuinya di hotel dan sebagainya itu bahwa dia (Moeldoko) memang sudah siap-siap untuk menjadi calon presiden di 2024, dan Demokrat menjadi kendaraan politik untuk dia," kata Andi dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas Tv, Rabu (10/3/2021). 

"Kita lihat dan dengar bahwa Pak Moeldoko ini memang dari dulu cari-cari kesempatan untuk masuk dalam politik dan segala macam," terang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. 

Bahkan, Andi menyebut ada tulisan mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin yang mengatakan bahwa Moeldoko pernah menemui Jusuf Kalla (JK) untuk meminta dukungan menjadi Ketua Umum Partai Golkar. 

"Ada tulisan saudara Hamid Awaluddin mengatakan bahwa pernah dia (Moeldoko) menemui Pak JK minta didukung menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Jadi orang ini sejak dahulu memang punya nafsu syahwat kekuasaan,” ujar Andi Mallarangeng.

Andi menegaskan, sah-sah saja jika Moeldoko ingin berkuasa, asalkan menggunakan partai sendiri sebagai kendaraan politik, bukan partai orang lain.

"Nggak apa-apa (punya nafsu kekuasaan), asalkan bikin partai sendiri aja," sindirnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli