Netral English Netral Mandarin
12:07wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Sebut Pemerintah Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Fadli Zon: Setelah Cat Pesawat Merah Kini Karpet Merah Lagi untuk TKA China!

Minggu, 08-Agustus-2021 19:15

Fadli Zon
Foto : dpr.go
Fadli Zon
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Informasi kedatangan 34 TKA China di tengah PPKM Tahap 4 membuat Fadli Zon gerah.

Ia kemudian menyentil keras Pemerintah Jokowi bahkan menyebutnya tidak bisa dipercaya. 

“Setelah cat pesawat merah, kini karpet merah lagi utk TKA China. Pemerintah tdk bisa dipercaya!” kata Fadli Zon, Minggu, 8 Agustus 2021.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan 34 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Sabtu (7/8) telah mengantongi Izin Tinggal Terbatas (ITAS).

Kepala Bagian Humas dan Umum DItjen Penanganan Covid-19 Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengatakan 34 TKA asal China tersebut lolos pemeriksaan tes kesehatan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Mereka telah lolos pemeriksaan kesehatan oleh KKP Soetta, lalu diberi rekomendasi untuk diizinkan masuk Indonesia," kata Angga seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (8/8).

Angga menjelaskan, 34 TKA tersebut mendarat di Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Citilink dengan kode QG8815.

Pesawat tersebut mengangkut 37 penumpang dengan tiga penumpang di antaranya merupakan WNI. Selain itu, pesawat juga membawa 19 orang awak alat angkut.

Pihak imigrasi lantas memeriksa 34 TKA tersebut dan mendapati bahwa mereka mengantongi ITAS.

"Sehingga masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk sesuai Peraturan Menkumham 27 Tahun 2021," ujar Angga.

Lebih lanjut, Angga menjelaskan bahwa melalui Peraturan Menkumham nomor 27 Tahun 2021 pemerintah telah memperluas lapangan akses masuk bagi warga negara asing (WNA) selama masa PPKM.

Pemerintah hanya mengizinkan lima klasifikasi WNA. Mereka adalah WNA yang memiliki visa dinas dan diplomatik, pemegang izin tinggal dinas dan izin tinggal diplomatik.

Selain itu, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, serta orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan yang mendapat rekomendasi instansi penyelenggara penanganan Covid-19, dan awak alat angkut.

Menurut Angga, semua WNA yang memasuki Indonesia harus sudah mendapatkan vaksin dosis penuh dan mengantongi hasil tes PCR negatif.

"Sesuai protokol kesehatan saat kedatangan yang diatur dalam Addendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19,"ujarnya.

Menurut angga, selama pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level 4, per 3-30 Juli pihaknya telah menolak 67 WNA. Mereka dinyatakan tidak lolos tes kesehatan dan keimigrasian.

"Mereka tidak diizinkan masuk dan langsung kami pulangkan ke tujuan asalnya," tutur Angga.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli