Netral English Netral Mandarin
07:33wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Sebut Pigai Terlalu Dimanja, AT: Dampak Omongannya Bisa Lebih Berbahaya dari Pemberontak Bersenjata Papua

Senin, 04-Oktober-2021 18:40

Abdillah Toha (AT)
Foto : Istimewa
Abdillah Toha (AT)
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Salah satu pendiri PAN Abdillah Toha (AT) ikut mengomentari cuitan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang diduga mengandung unsur rasialisme terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Adapun Pigai dalam cuitannya menyebut 'jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar'. Ia mengatakan mereka merampok, membunuh dan menginjak-injak harga diri bangsa Papua.

Menurut Abdillah Toha, Pigai terlalu dimanja dan dibiarkan berbicara semaunya sendiri. Padahal, lanjutnya, dampak dari pernyataan Pigai bisa lebih berbahaya dari pemberontak bersenjata di Papua.

"Orang seperti Pigai ini terlalu kita manja dan kita biarkan dia ngomong semaunya sendiri. Padahal dampaknya memecah belah dan bisa lebih berbahaya dari pemberontak bersenjata Papua," tulis Abdillah di akun Twitternya, @AT_AbdillahToha, Minggu (3/10/2021).

Sebelumnya, Natalius Pigai melalui akun Twitter-nya pada Jumat (1/10/2021), menulis 'jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar'. Ia menyebut mereka telah merampok kekayaan Papua hingga menginjak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata bernada rasis.

"Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat Papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan Rasis, monyet & sampah," cuit @NataliusPigai2.

Untuk itu, Natalius menyerukan kepada rakyat Papua agar melawan ketidakadilan tersebut. "Kami bukan rendahan. Kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya Penentang Ketidakadilan," tegasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P