Netral English Netral Mandarin
16:04wib
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama mengungkap selain menghapus fasilitas kartu kredit bagi direksi, komisaris, dan manajer, juga menghapus fasilitas uang representatif. Terdakwa kasus tes usap palsu RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab, akan membacakan duplik pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sebut Rencana Simpatisan FPI Ledakan SPBU hingga Industri Tionghoa, EK: Ngeri..

Selasa, 20-April-2021 14:20

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Twitter
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadhi menyoroti teror yang dilakukan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang terbaiat ISIS.

Kasus teror bom di depan Gereja Katedral Makassar, polisi telah berhasil meringkus 30 orang teroris.

Sebagian besar adalah simpatisan FPI yang terbaiat ISIS.

"Sekitar 30 orang teroris pendukung pengantin di Gereja Katedral Makassar diringkus. Sebagian bsr FPI baiat ISIS bareng Munarman," kata Eko dalam akun Twitternya. 

Dari pengakuan terduga teroris yang ditangkap di Jakarta, kata Eko, jaringan FPI tersebut merencanakan huru-hara besar. salah satunya meledakkan SPBU dan Industri milik warga Tionghoa.

"Di Jakarta, jaringan FPI yang merencanakan huru-hara besar berhasil dibongkar. Mrk menyasar SPBU, pipa gas, toko2 Tionghoa. Ngeri...," ujar dia.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli