Netral English Netral Mandarin
12:19wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Selamat dari Badai Sitokin, Chandra Liow Akan Garap Youtube Rewind 2021 dengan Konsep Ini

Kamis, 16-September-2021 08:40

Kreator konten Chandra Liow.
Foto : twitter @chandraliow
Kreator konten Chandra Liow.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Content Creator Chandra Liow menilai komunikasi itu amat penting dan komunikasi dengan keluarga adalah yang utama. Pelajaran itulah yang dia dapat dari pengalaman positif Covid-19, hingga mengalami badai sitokin. 

Hikmah dari sakit yang Chandra alami rupanya menjadi mempererat hubungan keluarganya. Chandra akui jadi sering kumpul bersama ayah, ibu dan keluarga. Mereka saling cerita segala hal, yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. 

“Sebelumnya gue selalu denial, misal Rewind Indonesia 2021 akan jalan nih, tadinya nggak mau bikin, karena semangat lagi lah setelah penyakit ini,” ujar Chandra, dikutip dari perbincangannya di Youtube Deddy Corbuzier, Kamis (16/9/2021). 

Menariknya, konsep utamanya terbentuk karena sang ayah. Konsep lahir setelah Chandra cerita dan tukar pikiran dengan sang ayah soal projek Youtube Rewind Indonesia 2021 yang akan datang. 

“Tadinya mikir kalau gue ngobrol (dengan ayahnya) nggak bakal nyambung. Ini kan masalah kreatif, lebih ke anak mudah gitu. Pasti ada gap bapak-bapak gitulah. Ini engga,” terang Chandra. 

Chandra ketahui bahwa ayahnya memiliki bakat seni, dengan dasar kemampuan seni teater dan drama. Ayahnya bahkan sempat membuat sebuah naskah film untuk digarap oleh Chandra. Tapi sampai saat ini naskah itu belum juga dibuat menjadi film, karena bagi Chandra masih terlalu jadul alias Jaman Dulu. 

“Itu layer atasnya, di layer dalamnya lagi, bokap gue sampai mau buat skrip dan itu pointnya. Gue jadi sadar betapa pentingnya ini (komunikasi dengan keluarga),” kata Chandra. 

Pernyataan ini disampaikan Chandra, pasalnya dia memang tidak memiliki hubungan dekat dengan ayah, ibu, saudara dan keluarga. Tetapi ketika Chandra positif Covid-19, keluarganya, terkhusus sang ayah begitu memberikan perhatian dan kasih sayang luar biasa kepadanya. 

Sang ayah yang sehat bahkan rela menemani Chandra di IGD, yang dipenuhi orang terinfeksi Covid-19. Ayahnya juga sempat rela tidak tidur empat hari empat malam, menggantikan fungsi mesin pemantau jantung Chandra. 

Ayahnya selalu terjaga memantau detak jantung, karena tahu bahwa mesin pemantau jantung yang dipasang ke tubuh Chandra mengeluarkan suara dan menganggu waktu tidur anaknya. Ayahnya begitu senang ketika Chandra bisa tidur, tanpa terganggu suara alat pemantau jantung. 

Ayahnya juga sempat ungkapkan kesedihan, karena Chandra merupakan anak yang jarang membalas WhatsApp dan jarang mengangkat telepon darinya. Tetapi ayahnya memahami bahwa Chandra sedang dalam proses mencari jati diri dan fokus untuk berkarya. 

Tak heran Chandra sampaikan permintaan maaf. Chandra mengaku takut sampaikan hal itu, karena menghindari ayahnya marah. Tetapi ayahnya justru klaim Chandra tidak memiliki kesalahan yang patut untuk dimaafkan. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP