Netral English Netral Mandarin
09:12wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
Selamat deh, Haikal Tak Diciduk Polisi, Laporan Ditolak, Netizen: Pasti Diulangi, Ga Jera

Kamis, 10-Juni-2021 07:48

Haikal Hassan Baras
Foto : Istimewa
Haikal Hassan Baras
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akun FB Mak lambe Turah, Kamis 10 Juni 2021 menanggapi laporan polisi yang menggugat Haikal Hassan Baras akhirnya ditolak dengan sejumlah alasan.

Banyak netizen memberikan komentar. Bahkan ada yang menduga bahwa Haikal akan mengulangi kasus yang sama karena tidak jera.

MLT: “Selamet dehhhhhhh.”

Lukman Gombong: “Pasti diulangi. ga jera.”

Pakde Sugeng: “Gak habis pikir...... Seandainya buat pernyataan yg kontroversial lagi pasti masih dipercaya lagi sama golongannya...”

Bango Samparan: “Tebang pilih.”

Untuk diketahui, Cyber Indonesia melaporkan Haikal Hassan terkait twit batalnya haji yang diduga mengandung ujaran kebencian, ke Bareskrim Polri, Senin (7/6).

Setelah berkonsultasi dengan penyidik di SPKT Bareskrim Polri, laporan terhadap Haikal Hassan belum diterima karena kekurangan alat bukti.

“Gak ditolak. Hanya masih ada barang bukti yang kurang lengkap,” kata juru bicara Cyber Indonesia Husin Shihab saat dihubungi, Selasa (8/6).

Husin menuturkan, Haikal Hassan telah menghapus twitnya setelah menimbulkan kegaduhan. Meski begitu, pihaknya telah memiliki cara untuk mendapatkan kembali URL twit yang dihapus.

“Iya, kita masih cari URL-nya dari kawan-kawan yang pernah retweet atau dishare lewat WA. Dari situ bisa kita ambil URL nya,” ujar Husin.

Sebelumnya, dari pantauan kumparan, Haikal Hassan sendiri telah menghapus twitnya. Twit tersebut terkait batalnya keberangkatan jemaah haji dari Indonesia.

Berikut twit Haikal Hassan yang akan dilaporkan. Tapi twit ini sudah dihapus:

‘Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI di mana warganya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman thd HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?’

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati