Netral English Netral Mandarin
22:44wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Selamat Hari Ulos

Minggu, 17-Oktober-2021 17:47

Infografik Hari Ulos
Foto : Netralnews/Amar
Infografik Hari Ulos
27

Berikut fakta-fakta menarik Ulos yang dilansir dari berbagai sumber

Ulos Asli Tidak Kaku

Bagi yang masih awam dengan kain Ulos, pasti mengira jika Ulos adalah kain yang kaku dan sulit dibentuk menjadi model pakaian lain. Namun, kain Ulos yang asli pada zaman dulu sama seperti kain pada umumnya yang lembut saat disentuh maupun digunakan.

Sesuatu yang membuat Ulos modern lebih kaku adalah benang dan bahan yang digunakan. Ulos modern menggunakan benang dari kanji, jadi akan membuat kain lebih kaku meskipun sudah dicuci berkali-kali. Sedangkan kain Ulos zaman dulu menggunakan benang dari katun yang membuat kain tersebut lebih lembut.

Perlu Teknik Khusus Menganyam Ulos

Mungkin hampir semua orang tahu bahwa membuat sehelai kain Ulos tidaklah mudah. Untuk menghasilkan Ulos yang berkualitas diperlukan teknik yang tidak sembarangan. Waktu pengerjaannya pun tidak lah singkat, perlu waktu berbulan-bulan hanya untuk menyelesaikan satu helai kain Ulos.

Ulos dikerjakan dengan cara menganyam. Menganyam Ulos ini mirip seperti mengerjakan soal matematika, benar-benar dihitung, serta menganyam sehelai demi helai benang sampai terbentuk motif.

Perwarna Alami Sudah Mulai Ditinggalkan

Tidak hanya teknik pembuatannya saja yang rumit, namun dalam pewarnaan kain Ulos juga terbilang tidak mudah. Zaman dulu, Ulos diwarnai dari pewarna alam seperti endapan kulit kayu, akar, getah daun yang kini teknik pewarnaan alami tersebut hampir tidak lagi yang meneruskan dan mulai ditinggalkan.

Pewarnaan alami kain Ulos kian hilang karena sudah tidak ada lagi yang meneruskan ilmunya. Pewarnaan ini sudah mulai ditinggalkan sejak 50 hingga 80 tahun yang lalu.

Warna Dasar yang Memiliki Makna

Kain Ulos terkenal dengan variasi motif dan warnanya yang sangat cantik. Namun, ternyata Ulos memiliki tiga warna dasar, yaitu merah, putih dan hitam.

Ketiga warna ini merujuk pada makna spiritual kehidupan masyarakat Toba. Putih bermakna kesucian, merah bermakna keberanian dan hitam bermakna kharisma serta kepemimpinan.

Hari Ulos Nasional

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa 17 Oktober diperingati sebagai Hari Ulos Nasional. Siapa yang menyangka bahwa perayaan ini sudah berlangsung sebanyak 4 kali sejak 2015 silam.

Pada 17 Oktober 2015, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kain Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda, sehingga setiap tanggal tersebut dirayakan Hari Ulos Nasional.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian

Berita Terkait

Berita Rekomendasi