3
Netral English Netral Mandarin
11:36 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Semarang Dikepung Banjir, Pekalongan Banjir Pewarna Merah

Sabtu, 06-Februari-2021 14:30

Banjir di Kota Pekalongan penuh dengan air berwarna merah.
Foto : Antara
Banjir di Kota Pekalongan penuh dengan air berwarna merah.
0

SEMARANG, NETRALNEWS.COM -  Kawasan Kota Lama Semarang dilanda banjir akibat hujan yang mengguyur Ibu Kota Jawa Tengah tersebut sejak Jumat (5/2) hingga Sabtu.

Banjir melanda kawasan wisata sejarah peninggalan Belanda itu dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter.

Wakasat Shabara Polrestabes Semarang Kompol Yustinus yang ditemui di lokasi mengatakan ketinggian banjir terparah di sekitar tempat tinggal warga.

"Ini akibat hujan sejak kemarin, air sudah mulai naik," tutur Yustinus, Sabtu, (6/2/2021).

Akibat banjir, kendaraan bermotor tidak dapat melintasi kawasan wisata yang merupakan cagar budaya tersebut.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat melintas di kawasan tersebut banyak yang terjebak hingga akhirnya harus menuntun kendaraan mereka.

Diberitakan sebelumnya, banjir akibat hujan yang terjadi sejak Jumat menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota Jawa Tengah itu tergenang.

Sementara itu, di Pekalongan pengendara motor melintas di jalan perkampungan yang tergenang banjir berwarna merah di Jenggot, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021).

Menurut warga setempat, air banjir berwarna merah itu diduga disebabkan oleh pencemaran limbah pewarna batik berwarna merah. Lokasi tersebut terdapat ratusan pelaku usaha batik yang ikut terendam, demikian dilansir Antara.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani