Netral English Netral Mandarin
23:10wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Sempat Tertunda karena Pandemi, Revitalisasi JPO Karet - Sudirman Dilanjutkan

Sabtu, 30-January-2021 14:26

Ilustrasi JPO Sudirman
Foto : Istimewa
Ilustrasi JPO Sudirman
60

JAKARTA, METRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sudirman Tahap 2, di area CBD Karet Sudirman. Revitalisasi ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menyatakan, perencanaan revitalisasi JPO Karet Sudirman ini telah dimulai bersamaan dengan revitalisasi 3 JPO sebelumnya di kawasan Senayan Sudirman.

Namun, pelaksanaan revitalisasi di JPO Karet Sudirman sempat tertunda karena wabah pandemi COVID-19.

"Revitalisasi JPO Karet Sudirman merupakan kelanjutan dan kesatuan paket pembiayaan, bersama revitalisasi 3 JPO sebelumnya di kawasan Senayan Sudirman sebelum pandemi," kata Yusmada, Sabtu (30/1/2021).

Kemudian Yusmada menyampaikan terdapat beberapa hal yang mendasari revitalisasi JPO Karet Sudirman tersebut, di antaranya adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pejalan kaki dan pengguna jalan. 

 

"JPO ini penting untuk dilakukan pembenahan dengan penguatan struktur jembatan, karena struktur gelagar jembatan yang mengalami deformasi berlebihan. Jadi bila kita melintas di jembatan, akan terasa bergetar," ujar Yusmada.

 

Lebih lanjut, Yusmada turut menjelaskan perlu adanya beberapa fasilitas tambahan untuk memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas dan pengguna jalan berkebutuhan khusus.

 

"Akan disediakan lift untuk memudahkan penyandang disabilitas. Selain itu juga dilakukan pelebaran dan perbaikan kelandaian, karena lebar ramp/tangga jembatan yang sempit dan curam, seringkali menimbulkan antrean panjang para pengguna jasa bus Transjakarta," tutur Yusmada.

 

Revitalisasi JPO Karet Sudirman juga ditujukan untuk peningkatan pelayanan mobilitas aktif, yaitu pejalan kaki dan pesepeda, dengan tujuan besar untuk mendorong penggunaan moda transportasi emisi rendah.

 

Sebagai pengingat momen bersejarah Ibu Kota, JPO Karet Sudirman akan dilengkapi prasasti penghormatan kepada tenaga kesehatan yang telah berkorban dan berjuang melawan wabah pandemi COVID-19. Akan dibangun juga Anjungan Pandang Jakarta yang menunjukkan perkembangan Jakarta dulu, kini, dan nanti.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli