3
Netral English Netral Mandarin
23:55 wib
Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap ada peningkatan titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan di beberapa provinsi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini, atau tepatnya pada Juli 2021 mendatang.
Sentil Pandji, Tsamara: Kiai NU kok Dibilang Jauh dari Masyarakat? Jangan Lihat dari Pusat, Lihat ke...

Kamis, 21-January-2021 16:20

Sentil Pandji, Tsamara sebut Kiai NU kok Dibilang Jauh dari Masyarakat? Jangan Lihat dari Pusat, Lihat ke...
Foto : Istimewa
Sentil Pandji, Tsamara sebut Kiai NU kok Dibilang Jauh dari Masyarakat? Jangan Lihat dari Pusat, Lihat ke...
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus muda PSI, Tsamara Armany ikut buka suara gegara heboh NU dan Muhammadiyah disebut-sebut jauh dari masyarakat. Melalui akun Twitternya, ia berbagai pengalaman terkait merakyatnya NU.

"Kiai NU kok dibilang jauh dari masyarakat? Dulu waktu saya mampir ke Rembang, pintu rumah Gus Mus & Gus Yahya terbuka lebar. Di rumah Gus Mus, sedia makan terus. Mulai dari makanan besar sampai snack untuk pengunjung. Yang datang diajak ngobrol & didengarkan, siapa pun itu," tutur Tsamara, Kamis (21/1/21).

"Alasan NU bisa jadi besar itu karena pesantren bukan hanya rumah bagi para santri, tapi jadi rujukan bagi warga kampung situ. Makanya biasanya pesantren selalu dekat pemukiman warga. Kiai itu jd panutan. Nggak berjarak dengan warga. Makanya agak aneh sih kalau disebut elitis," lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa melihat NU/Muhamadiyah itu jangan dari organisasi pusat.

"Keduanya itu mengakar. Lihat di pesantren-pesantren atau sekolah-sekolah. Pergi ke kampung-kampung. Dari situ kita bisa memahami relasi Kiai & warga. Saya yakin lebih dekat dari relasi anggota DPR & warga yg diwakili," tandasnya.

Sementara sebelumnya diberitakan, Komedian Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, dalam sebuah video diskusi virtual, Pandji kedapatan membela eks ormas Front Pembela Islam (FPI).

Dalam video yang beredar, Pandji menyebut FPI sangat dekat dengan masyarakat. Tak ayal, banyak elemen masyarakat dari kelas bawah menyukai ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab ini, meskipun sudah dibubarkan pemerintah.

Kedekatan FPI dengan masyarakat kelas bawah itu, dia dapatkan dari hasil wawancaranya bersama Sosiolog Thamrin Amal Tomagola di Har Rock FM Jakarta tahun 2012 silam.

“FPI itu dekat dengan masyarakat. ini gue dengar dari Pak Thamrin Tomagola, dulu tahun 2012, kalau misalnya ada anak mau masuk di sebuah sekolah, kemudian ga bisa masuk, itu biasanya orang tuanya datangi FPI minta surat. Dibikinin surat ke FPI, dibawa ke sekolah, itu anak bisa masuk, terlepas dari isi surat itu menakutkan atau tidak, tapi nolong warga gitu,” kata Pandji.

Bahkan, Pandji menyatakan FPI mulai disukai masyarakat ketika dua ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dinilai sangat jauh dari masyarakat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto