Netral English Netral Mandarin
00:03wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Sentil Roy Suryo Permasalahkan Naiknya Harta Jokowi saat Pandemi, FH: Yang Pasti Bukan dengan Membawa Perabotan Negara Pulang ke Rumah

Selasa, 14-September-2021 10:03

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyentil Aktivis Roy Suryo.

Hal ini berawal dari Roy Suryo yang menyoroti tentang bertambahnya harta kekayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sesuai data yang dilaporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Tak hanya itu Roy Suryo juga membuat surat terbuka kepada presiden melalui akun media sosial Twitter dengan menyebutkan dirinyamewakili rakyat. Roy menayakan bagaimana caranya agar harta kekayaan bisa naik sebesar itu di masa pandemi Covid-19.

"SURAT TERBUKA UTK PRESIDEN Pak JokoWi, karena sdh jadi Berita Media-media Mainstream (=bukan Hoax), Rakyat ingin bertanya: Bagaimana caranya bisa seperti Bapak, bekerja Keras & Jujur dimasa Pandemi, Tetapi dapat hasil 8.9 Milyar dalam setahun? Usul, Kalau bisa diWebinarkan secara Nasional, Pasti AMBYAR," tulis Roy Suryo dikutip pada Minggu (12/9/2021).

Terkait hal itu Ferdinand pun merasa geram dengan aksi yang dilakukan Roy tersebut dan mengatakan kualitas logika mantan menteri Pemuda dan olahraga itu boborok.

"Astagaaaa…!!Mantan menteri koq kualitas logikanya jadi sebobrok ini?," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Selasa (14/9/2021).

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini lantas menegaskan kalau seorang pejabat berani melaporkan harta kekayaannya kepada KPK dijamin harta tersebut bersih.

"Apa tidak malu bicara vulgar sebodoh ini? Harta kalau sdh berani laporkan ke KPK dijamin itu bersih," ujarnya.

Di akhir cuitannya Ferdinand menegaskan yang pasti untuk menambah harta bukan dengan cara membawa perabotan negara ke rumah pribadi seperti apa yang pernah dilakukan Roy.

"Yg pasti utk nambah harta bkn dgn cara bawa perabotan negara pulang ke rumah pribadi. Kerja mas, kerja..!," pungkas Ferdinand.

Seperti diketahui, jumlah harta kekayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara terbaru mengalami kenaikan Rp8,9 miliar dari laporan yang diberikan sebelumnya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Sesmawati