Netral English Netral Mandarin
10:06wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Sentilan Pendiri PAN: Ciri Khas FPI Adalah Mengikutsertakan Tuhan Dalam Demo Mereka

Sabtu, 19-December-2020 17:03

Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha
Foto : Istimewa
Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha menyebut bahwa ciri khas Front Pembela Islam (FPI) adalah mengikutsertakan Tuhan dalam demo. 

Pasalnya, lanjut Abdillah, ormas yang dipimpin Habib Rizieq Shihab (HRS) itu selalu meneriakkan takbir ketika menyampaikan tuntutan saat aksi demonstrasi. 

"Ciri khas FPI adalah mengikut sertakan Tuhan dalam demo mereka. Setiap tuntutan diteriakkan dengan takbir. Tidak jelas Tuhan yang mana. Yang pasti, Tuhan kita yang tidak ikut demo tidak ada disitu," tulis Abdillah di akun Twitternya, Jumat (18/12/2020). 

Cuitan Abdillah itu ramai dikomentari warganet (netizen). Banyak dari mereka ikut melontarkan sindiran dan menyayangkan aksi FPI yang sering memekikkan kalimat takbir 'Allahu Akbar' tidak pada tempatnya.

Berikut beberapa komentar netizen, seperti dilihat netralnews.com di akun Twitter @AT_AbdillahToha.

"Memaki diakhir dengan takbir, menghina
diakhiri dengan takbir, mengancam 
diakhiri dengan takbir, melaknat
diakhiri dengan takbir. Sebegitu mudahnya mereka mengkerdilkan Allah yang begitu maha besar," kata @Dyananjani82.

"Bagi kaum kadrun teriakan "TAKBIR" sama dengan "SETUJU", itu lah kadrun yang selalu di bungkus dengan agama," sindir @JAYA_NEGRIKU.

"Takbir itu seharusnya mengagungkan nama Allah SWT dan merendahkan diri kita serendah-rendahnya dihadapan Allah SWT. Ini malah dilakukan denganpenuh kemarahan, aneh memang," tulis @AdutSuradut1.

"Takbir mereka bukan untuk membesarkan Allah, tapi untuk membesarkan dirinya agar tampak garang dan berani. Takbir hanya mencatut nama-Nya untuk kepentingan strategi sesaat," sentil @efahfalah.

"Tuhan mereka beda, mereka lebih senang mempertuhankan apa yang mereka yakini kepasa Tuhan, teori-teori bumi yang mereka ciptakan, ingin mereka paksakan naik ke langit," komentar @RevMen2.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati