Netral English Netral Mandarin
14:35 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Setahun Belakangan Fadli Zon Sentil Hal Terkait Pertahanan Negara, TG: Ini Cara FZ Permalukan Prabowo ?

Senin, 14-December-2020 12:20

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi mengomentari kritikan politisi Gerindra Fadli Zon terkait dengan pertahanan negara.

Teddy pun mempertanyakan apakah ini cara Fadli Zon menyerang dan mempermalukan Prabowo, yang merupakan ketua umum Partai Gerindra. Terlebih diketahui saat ini Prabowo Subianto merupakan Menteri Pertahanan.

"Semua tindak tanduk @fadlizon setahun ini selalu menyentil hal-hal yang berhubungan dengan pertahanan negara. Dimana kita tau semua, Menteri Pertahanan adalah @prabowo," kata Teddy Gusnaidi dalam akun Twitternya, @TeddyGusnaidi.



"Apakah ini cara Fadli Zon untuk mempermalukan dan menyerang Prabowo? Entahlah..," lanjut Teddy.

Diketahui akhir-akhir ini Anggota DPR RI, Fadli Zon kerap mengkritisi kebijakan TNI. Dirinya juga menegaskan agar TNI jangan menjadi alat kekuasaan.

Di tengah permasalahan yang ada saat ini, Fadli berharap agar TNI bisa menjaga profesionalitasnya, tidak tergiur menjadi alat kekuasaan.

Fadli menambahkan, TNI harus menyadari jika dirinya tumbuh dan berkembang sebagai tentara rakyat, sehingga tak boleh dibenturkan dengan rakyat. TNI juga harus bisa menjaga diri agar tak terjerat oleh kekuatan politik mana pun, termasuk para oligarki ekonomi.

"Sesuai Sapta Marga, TNI adalah alat negara, bukan alat politik golongan tertentu," kata Fadli.

Menghadapi dua tantangan tadi, Fadli berharap TNI tak kehilangan orientasi strategisnya sebagai penjaga pertahanan dan kedaulatan negara.

"Kita ingin TNI yang kuat menjaga Indonesia Raya. Dirgahayu TNI!" ujar Fadli.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati