Netral English Netral Mandarin
02:14wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Setelah Divaksin Apakah Bisa Terinfeksi Covid-19? atau Malah Alami Gejala Berat? Ini Penjelasannya

Selasa, 24-Agustus-2021 18:00

Ilustrasi vaksin
Foto : Istimewa
Ilustrasi vaksin
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Banyak muncul pertanyaan apakah setelah divaksin masih bisa terinfeksi Covid -19? Lalu apakah setelah divaksin bisa alami gejala berat.

Dari akun instagram @drningz atau RA Adaninggar memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Orang yang sudah divaksin masih bisa terinfeksi Covid?Bisa. Orang yang sudah divaksin masih bisa sakit berat akibat Covid?Bisa. Lha terus untuk apa divaksin?

Yuk kita belajar dan pahami lebih dalam lagi bagaimana kerja vaksin sehingga kita bisa bijak dalam menerima suatu informasi.

"Berlatihlah untuk berpikir secara spektrum bukan hitam dan putih saja karena ilmu imunologi sangat spektrum terkait dengan sangat bervariasi dan uniknya masing-masing sistem imun manusia," tulisnya.

Menurutnya, semua vaksin terbukti bisa menurunkan risiko seseorang bergejala berat dan meninggal akibat Covid. Karena perlindungan vaksin yang efektif adalah perlindungan komunitas bukan perlindungan individu.

Saat jumlah virus yang bersirkulasi masih banyak, efektivitas vaksin mencegah terinfeksi sulit dinilai karena kapanpun seseorang masih bisa terpapar namun dengan meminimalkan risiko gejala berat dan meninggal kita bisa lebih terlindung

"Vaksin apapun efektif, yang penting optimalkan efektivitas vaksin itu dengan meminimalkan paparan (protokol kesehatan) dan jaga kesehatan imun (untuk membantu pembentukan kekebalan yang baik setelah divaksin) dan jangan lupa berdoa karena ada peran faktor2 genetik yang tidak bisa diprediksi," tulisnya lagi. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP