Netral English Netral Mandarin
15:54 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Setelah Divaksin, Rosan Sebut Dirinya Kian Percaya Diri

Rabu, 13-January-2021 17:50

Setelah Divaksin, Rosan Sebut Dirinya Kian Percaya Diri.
Foto : Antara
Setelah Divaksin, Rosan Sebut Dirinya Kian Percaya Diri.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan dirinya merasa enak, nyaman, bersemangat, dan tak menderita keluhan apapun setelah disuntikkan vaksin COVID-19.

Rosan Roeslani pada Rabu ini, di lingkungan Istana Merdeka, Jakarta, menjadi salah satu orang yang diberikan vaksin COVID-19 bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam program vaksinasi perdana COVID-19 di Indonesia.

“Alhamdulillah yang dirasakan sekarang tetap enak, semangat, nyaman, tidak ada keluhan apa-apa,” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Rabu, (13/1/2021).



Ia merasa tidak ada keluhan apapun setelah divaksinasi. Proses penyuntikan vaksin hanya berjalan selama lima menit. Sebelum disuntik, kondisi kesehatan seperti tensi darah dan riwayat penyakit komorbid dari Rosan Roeslani diperiksa oleh tim vaksinator.

“Alhamdulillah saya merasa segar selalu,” ujar Rosan.

Setelah vaksinasi pada Rabu ini, Rosan Roeslani akan menjalani vaksinasi tahap kedua pada 27 Januari 2021.Pada Rabu ini Indonesia memulai program vaksinasi COVID-19. Presiden Jokowi akan menjadi bagian dari kelompok pertama yang diberi vaksin COVID-19, bersama dengan perwakilan dari pejabat negara, tokoh masyarakat, tokoh agama, seniman, tenaga kesehatan, pengusaha di Istana Merdeka.

Vaksin yang akan disuntikkan pada Rabu ini adalah vaksin dari Sinovac yang telah mendapatkan izin edar darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari BPOM.

Dilansir Antara, etelah Presiden Jokowi dan jajarannya, esok hari Kamis (13/1), vaksin akan disuntikkan ke kepala daerah dan tenaga kesehatan yang memenuhi syarat seperti berusia 18-59 tahun, tanpa komorbid, dan tak pernah terinfeksi COVID-19. 

 

Reporter : s
Editor : Sulha Handayani