Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:32wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Setelah Produksi Motor Listrik Sendiri, Ketua MPR Yakin Balapan Listrik akan Ramai di Masa Depan

Selasa, 02-Maret-2021 19:30

Balapan mobil listrik bakal ramai.
Foto : Racing
Balapan mobil listrik bakal ramai.
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo memprediksi balapan di masa mendatang akan didominasi oleh kendaraan listrik. Hal tersebut ia ungkapkan usai mencoba langsung keandalan mobil listrik official car IMI, Hyundai IONIQ serta motor listrik Smart Elektrik (BS Elektrik) produksi perusahaannya sendiri di lintasan Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Selasa (2/3/2021).

Test drive dilakukan sebelum membuka kejuaraan balap motor Jakarta Race Community 2021 yang diselenggarakan IMI DKI Jakarta.

Bamsoet yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini melakukan test drive bersama legenda balap Indonesia sekaligus CEO Sirkuit Internasional Sentul, Tinton Soeprapto; Badan Pembina IMI Pusat, Komjen Pol (purn) Nanan Soekarna dan Prasetyo Edi Marsudi. Menurutnya mobil dan motor listrik memiliki power yang tak kalah dengan kendaraan berbahan bakar minyak, bisa dipacu di lintasan balap.

"Tak heran jika kelak di masa mendatang balapan otomotif akan semakin diramaikan oleh kendaraan listrik. Sebagai pembuka, IMI dan Pemerintah provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 berencana menggelar balapan Formula E, sebuah balapan mobil kursi tunggal yang menggunakan energi listrik," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (2/3).

Ia menjelaskan Dorna Sport selaku promotor MotoGP mulai tahun 2019 lalu juga sudah menambahkan balapan motor listrik yang dikenal dengan MotoE. Kehadirannya mendukung seri grand prix balap, seperti Moto3, Moto2, dan MotoGP.

"Maraknya balapan kendaraan listrik menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai menjadi primadona pilihan transportasi masyarakat. Jika Indonesia tak bersiap diri dari sekarang, kita bisa tertinggal," lanjutnya.

Menurutnya untuk semakin memeriahkan balapan kendaraan listrik, IMI juga akan menggelar balapan kendaraan listrik, baik motor dan mobil antaruniversitas di Sirkuit Sentul karena banyak sekali mahasiswa dari berbagai universitas yang sudah melahirkan prototype kendaraan listrik, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, hingga Universitas Budi Luhur.

"Balapan tersebut juga sebagai bentuk apresiasi IMI terhadap kendaraan listrik yang sudah dihasilkan anak bangsa," pungkas Bamsoet.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani