Netral English Netral Mandarin
11:04wib
Barcelona mengonfirmasi bahwa mereka akan berpisah dengan megabintang Lionel Messi karena tidak menandatangani kontrak baru. Valentino Rossi pada Kamis di Austria telah membulatkan tekad untuk menutup kariernya di MotoGP dalam 25 tahun terakhir ini setelah musim 2021 usai.
Setuju Andi Arief Dipolisikan, Habib Husin: Sudah Betul sebagai Upaya Pencegahan Premanisme

Rabu, 16-Juni-2021 09:55

Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi
Foto : Istimewa
Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab atau Habib Husin mendukung Dedek Prayudi alias Uki yang telah mempolisikan Andi Arief. 

Menurut Husin apa yang dilakukan Dedek sebagai upaya mencegah premanisme. 

“Sudah betul langkah  @Uki23 melaporkan  @Andiarief__ sebagai upaya pencegahan premanisme,” kata Habib Husin, Rabu 16 Juni 2021.

“Jangan karna petinggi partai yg pernah berkuasa di negeri ini kemudian bisa seenaknya mengadili orang dijalan. Berharap polisi segera proses LP ini supaya ada efek jera,” imbuhnya.

Sebelumnya dilansir detik.com, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief angkat bicara setelah dilaporkan mantan juru bicara (jubir) PSI, Dedek Prayudi, ke polisi. Andi Arief menuding Dedek memiliki niat jahat.

"Silakan dilaporkan, itu hak. Tapi jangan termakan dengan kebohongan si Uki ini. Saya tidak mengenalnya," kata Andi Arief kepada detikcom, Rabu (16/6/2021).

Andi Arief mengaku tidak pernah berdebat dengan Dedek. Menurut Andi Arief, pria yang kerap disapa Uki itu berdebat dengan politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, di media sosial. Karena itu, Andi Arief merasa heran mengapa dia dilibatkan dalam perdebatan antara Uki dan Panca.

"Tidak pernah mention atau berdebat, tidak pernah mengganggunya. Dua hari lalu dia berdebat dengan @panca66, bukan dengan saya. Tanya kenapa saya yang tidak bersalah dilibatkan Uki," sesalnya.

Namun Andi Arief tak menampik akan mendatangi rumah Uki. Sebab, Andi Arief menilai Uki-lah yang memiliki niat jahat dan sudah menebar fitnah.

"Saya belajar hukum, mens rea atau niat jahat ada pada Uki. Saya sama sekali nggak tahu soal perdebatannya dengan @panca66. Saya memang akan datangi rumahnya Uki, karena saya sejak dulu alirannya menghindari/melaporkan orang ke kepolisian. Tweet Uki sebenarnya lebih memenuhi unsur fitnah dan UU ITE," paparnya.

Lebih lanjut, Andi Arief menuding Uki menipu dengan bersikap seolah-olah menjadi korban. Menurut Andi Arief, Uki-lah yang seharusnya meminta maaf kepadanya.

"Saya berharap jangan percaya dengan tipu daya Uki seakan-akan korban akan dizalimi. Dia punya niat jahat dan hatinya busuk, tidak jujur, mempolitisir, membawa-bawa kesalahannya seakan benar," sebut Andi Arief.

"Paling pantas itu dia minta maaf pada saya yang tidak pernah lakukan kesalahan apa pun selama ini dengan dia. Sekali lagi, dia debat, tersudut oleh @panca66, namun kok saya yang dihina," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan jubir PSI, Dedek Prayudi, melaporkan Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, ke polisi. Pria yang akrab disapa Uki itu melaporkan Andi arief terkait dugaan melakukan ancaman.

Laporan Uki teregister dengan nomor LP/B/3083/VI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 15 Juni 2021. Menurutnya, Andi Arief telah mencederai demokrasi.

Kasus ini bermula dari politikus Partai Demokrat (PD) Cipta Panca Laksana yang mengomentari cuitan Uki soal kondisi keuangan negara. Lalu cuitan Panca dibalas Uki dengan mengunggah foto dan link berita saat Andi Arief digerebek di hotel.

Kemudian Andi Arief pun membuat cuitan pada Minggu (13/6) mengenai street justice dan menjadi bukti Uki sebagai bentuk dugaan pengancaman.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli