Netral English Netral Mandarin
15:57wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Siaran Digital Kini Sudah Bisa Dinikmati, Ini Perbedaan Set Top Box dengan Android TV Box

Sabtu, 24-Juli-2021 18:00

ilustrasi orang menonton televisi.
Foto : pcrevue.sk
ilustrasi orang menonton televisi.
47

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indonesia sebentar lagi akan menikmati siaran televisi digital, namun, masih ada masyarakat yang belum bisa membedakan set top box dengan Android TV Box.

"Set top box ini bukan Android TV Box," kata Wakil Ketua Bidang Regulasi Pemerintah, Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel), Joegianto, saat webinar, dikutip Sabtu (24/7/2021) di Jakarta.

Set top box berfungsi menangkap siaran televisi teresterial digital ke perangkat televisi analog, sementara Android TV Box mengubah televisi konvensional menjadi tv pintar atau smart tv.

Dengan Android TV Box, pengguna bisa menonton layanan streaming berbayar di televisi biasa maupun menonton dari aplikasi YouTube. Karena berbasis Android, maka tampilan antarmuka perangkat televisi pun akan mirip dengan tampilan di ponsel.

Sementara itu, pada set top box, siaran televisi yang ditangkap adalah siaran teresterial atau free to air, alias tidak berbayar.

Setelah memasang set top box di televisi analog, pengguna akan bisa menonton siaran televisi seperti biasa, hanya saja yang ditangkap adalah siaran televisi digital, bukan analog.

Siaran televisi teresterial menawarkan gambar dan audio yang lebih jernih dibandingkan siaran televisi analog saat ini.

Pada siaran televisi teresterial digital, di mana pun perangkat berada, seama bisa menangkap sinyal, maka akan bisa mendapatkan siaran televisi.

Untuk itu, pada siaran digital hanya akan ada dua pilihan, yaitu ada siaran atau tidak ada siaran sama sekali (blank). Tidak akan ada lagi siaran televisi yang tidak jernih.

Sementara di siaran televisi teresterial analog, kedekatan lokasi perangkat televisi dengan infrastruktur akan sangat berpengaruh terhadap daya tangkap siaran. Semakin dekat jaraknya, akan semakin baik kualitas gambar siaran.

Sebaliknya, semakin jauh perangkat televisi dari infrastruktur, sinyal yang ditangkap semakin lemah sehingga gambar tidak jernih.

Kualitas gambar siaran bisa semakin buruk jika cuaca tidak baik, misalnya berangin atau turun hujan. Demikian seperti dilansir dari Antara. 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi