Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:47wib
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan izin darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin Covid-19 Sinopharm dengan efikasi 78,1 persen. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa mudik Lebaran 2021, baik itu jarak jauh maupun jarak dekat, tetap ditiadakan.
Sidak ke Pasar di Sumut, Tak Disangka Mendag Temukan Ini

Minggu, 02-Mei-2021 21:30

Mendag lakukan sidak ke salah satu pasar di Medan.
Foto : Kemendag
Mendag lakukan sidak ke salah satu pasar di Medan.
1

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan terjangkau di wilayah SumatraUtara. 

Hal inidisampaikan Mendag Lutfi usai meninjau Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Induk Medan Metro Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Kabupaten Deli Serdang, SumatraUtara.

Dalam peninjauan kedua pasar tersebut turut hadir Gubernur SumatraUtara Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra.

Kunjungan ke Pasar Jawa Belawandan Pasar MMTC untuk memastikan ketersedian pasokan dan stabilitas harga bapok pada Ramadandan jelang lebaran. Harga bapok di Sumatra Utara merupakan salah satu yang terbaik, stabil, dan terjangkau di Sumatra.

Mudah-mudahan hal ini menjadi bekal dalam menghadapi puasa dan lebaran supaya lebih khusyuk dalam beribadah,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengungkapkan, Kemendag juga akan melakukan revitalisasi pasar Jawa Belawan agar lebihbaik, tidak banjir, dan masyarakat dapat berbelanja dengan tenang.

“Kemendag akan menyiapkan pasar rakyat yangdapatbersaing dengan pasar modern supaya meningkatkan pendapatan penjual dan kenyamanan pembeli. Diharapkan revitalisasi ini dapat dilaksanakan segera,” ujar Mendag, dalam siaran persnya, Minggu, (2/5/2021).

Pantauan di Pasar Jawa Belawanmenunjukkan harga beras mediumRp10.000—11.000/kg; beraspremium Rp12.000—13.000/kg; gula pasir curah Rp13.000/kg; tepung terigu Rp10.000/kg; minyak gorengcurah Rp14.000/kg setara Rp12.600/liter; minyak goreng kemasan Rp13.000/liter; daging ayam Rp28.000/kg; daging sapi Rp125.000/kg; telur ayam ras Rp21.000/kg; cabe merah keriting Rp24.000/kg; cabe rawit merah Rp40.000/kg; bawang merah Rp28.000/kg; dan bawang putihRp24.000/kg.

Sementara di Pasar Induk MMTC, harga komoditas hortikultura cabe merah keritingtercatat sebesarRp20.000/kg, cabe rawit merahRp35.000/kg; bawang merah Rp25.000/kg; bawang putih Rp24.000/kg; dan kentang lokal Rp10.000/kg.

“Kemendag bekerja sama dengan pemerintah daerah akan berusaha menggerakan perekonomian. Salah satunya dengan menjaga dengan stabilitas harga bapok agar dapat dijangkau daya beli masyarakat,terutama dalam pandemiCovid-19,”tutup Mendag Lutfi.

Sementara Syailendra menyampaikan, Kemendag terus memantau harga dan pasokan bapoksecara nasional. Selain itu, Kemendag juga terusmelakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah dan pengusaha bapok agar harga dan pasokan tetap stabil.

“Kemendag telah melakukan pemantauan di beberapa Provinsi. Hasilnya, pasokan bapok cukupdan harganya stabil, bahkan cenderung turun. Mudah-mudahan hal ini membuat masyarakat tenang menghadapi Idul Fitri,” imbuh Syailendra.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P