Netral English Netral Mandarin
03:28wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Sidang Gugatan Kubu KLB di PTUN, Demokrat: Kami Punya Bukti Kuat untuk Patahkan Pihak Moeldoko

Kamis, 16-September-2021 11:20

Ketua Dewan Kehormatan PD, Hinca Panjaitan
Foto : Istimewa
Ketua Dewan Kehormatan PD, Hinca Panjaitan
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sidang gugatan kubu Moeldoko terhadap Menkumham Yasonna Laoly atas ditolaknya pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang memasuki tahap pembuktian.

Sidang perkara No. 150/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai oleh Majelis Hakim Enrico Simanjuntak akan digelar diPengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (16/9/2021) hari ini.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengajak publik untuk mengawasi jalannya sidang dan menyoroti bukti yang akan diajukan oleh pihak KLB Deli Serdang.

"Kami mengajak publik khususnya para pejuang demokrasi untuk menyoroti dari dekat putar balik fakta hukum yang akan diajukan oleh pihak KSP (Kepala Staf Kepresidenan) Moeldoko," kata Hinca dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/9/2021).

Hinca menyatakan, Partai Demokrat punya segala bukti yuridis yang kuat untuk bisa mematahkan kubu Moeldoko untuk kedua kalinya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi III DPR itu juga mempertanyakan pencantuman pekerjaan Moeldoko sebagai Ketum Demokrat dalam dokumen Gugatan di Pengadilan TUN Jakarta tersebut.

“Semua orang juga tahu, pekerjaan Moeldoko adalah Kepala Staf Presiden. Apa dasar hukumnya mencantumkan dirinya sebagai Ketum Demokrat dalam Gugatan?," ungkapnya.

Selain sidang tersebut, di hari yang sama juga digelar Sidang Gugatan Tiga mantan kader Demokrat peserta KLB kepada Menkumham untuk membatalkan SK AD/ART dan Kepengurusan Partai Demokrat Tahun 2020. Perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai Bambang Soebiyantori ini, akan menggelar pemeriksaan Tiga Saksi Penggugat.

Terkait perkara ini, Hinca menyebut bahwa gugatan tersebut telah kadaluwarsa. “Gugatan penggugat telah kadaluarsa berdasarkan hukum, mari kita lihat kebohongan apa lagi yang gerombolan ini akan kemukakan di persidangan Kamis besok,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada akhir Juni lalu, pihak Moeldoko telah memasukkan dua gugatan kepada Menkumham di Pengadilan TUN Jakarta. Dalam dua gugatan tersebut, Partai Demokrat sebagai tergugat dua intervensi. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P