Netral English Netral Mandarin
12:14wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Sindir Luhut, ProDem: Sekarang Nyalahin Virusnya, Padahal Gak Paham Cara Penanganannya

Minggu, 18-Juli-2021 08:05

Menko Maves, Luhut Binsar Panjaitan
Foto : Istimewa
Menko Maves, Luhut Binsar Panjaitan
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Pro-Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule, ikut mengomentari pernyataan Koordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut lonjakan kasus Covid-19 diakibatkan varian Delta yang sulit dikendalikan.

Menurut Iwan, saat ini Luhut tengah menyalahkan virus corona lantaran dirinya dinilai tidak paham dengan cara penanganan virus tersebut.

"Mulai nyalahin virus, padahal tidak paham cara penanganan virus (emoji tertawa)," cuitnya, seperti dilihat dalam akun Twitternya @KetumProDEMnew, belum lama ini.

Tak hanya itu, ia juga menuding Luhut sebagai biang kerok atas belum teratasinya pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Dan masih belum sadar juga kalau dia sesungguhnya biang keroknya. Iya gak sih? (emoji tertawa)," sindirnya.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa penyebaran Covid-19 di Tanah Air bisa dikendalikan. Bahkan, Luhut menantang pihak-pihak yang menyebut Covid tak terkendali untuk bertemu dengan dirinya.  

"Kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali, jadi semua kita laksanakan," ujar Luhut, Senin lalu.

Namun, pada Kamis (15/7/2021) kemarin, Luhut menyebut bahwa kasus Covid-19 akibat varian Delta saat ini tidak terkendali. Ia mengatakan tingkat penularan varian Delta lebih dahsyat dari varian sebelumnya, yakni Alpha.

"Dari studi yang saya tahu (tingkat penularan varian Delta) apakah 5 kali atau 6 kali (lebih cepat dari varian Alpha) tergantung siapa yang meneliti. Tapi yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian Alpha yang sebelumnya," kata Luhut dalam konferensi pers virtual.

"Jadi saya mohon kita paham, bahwa varian Delta ini varian yang tidak bisa dikendalikan," jelas Luhut yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP