Netral English Netral Mandarin
22:07wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Sindir Sukmawati, Tokoh Papua: Kalau Hati Sudah Dirasuki Setan Pindah Agama manapun Tetap Jadi Setan

Kamis, 28-Oktober-2021 09:23

Sukwamati Soekarnoputri
Foto : TvOne
Sukwamati Soekarnoputri
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tokoh asal Papua, Christ Wamea menyindir Sukmawati Soekarnoputri yang resmi telah pindah agama menjadi Hindu. 

Dalam kesempatan itu, Sukmawati sempat meminta umat mayoritas di Indonesia jangan angkuh.

Namun Christ Wamea menyebut Sukmawati justri ‘kerasukan setan’

“Klu hati sdh dirasuki setan pindah agama manapun tetap jadi setan,” kata Christ Wamea, Kamis 28 Oktober 2021.

Untuk diketahui, setelah Sukmawati kini resmi beragama Hindu, dirinya mengungkapkan kalau Presiden RI Pertama, Soekarno masih hidup pasti akan mendukung keputusannya.

Sukmawati Soekarnoputri resmi memeluk Hindu usai menjalani ritual Sudhi Wadani di Singaraja, Bali pada Selasa, 26 Oktober 2021. Ia menyadari kepindahan kepercayaannya dari Islam ke Hindu memicu pro dan kontra di tengah publik.

Setelah menjalani prosesi sakral perpindahan agama ke Hindu, Sukmawati kemudian menjelaskan seandai ayahnya, Soekarno masih hidup sudah pasti akan mendukung keputusannya tersebut.

Menurut Sukmawati, Ayahnya, Soekarno itu sangat menjunjung tinggi kesatuan di tengah perbedaan.

“Jadi kalau masalah, enggak jadi masalah. Enggak dipaksakan kamu mesti mengikuti Islam dengan patuh sekali, taat sekali, terserah. Panggilan jiwa dan kemampuan pribadi masing-masing,” kata Sukmawati.

Dengan Sukmawati kini resmi beragama Hindu, ia mengaku tak ambil pusing dengan banyaknya pro kontra di tengah masyarakat.

Menurutnya, masalah keyakinan merupakan pilihan masing-masing individu. Lagipula, sebelum benar-benar memeluk Hindu, ada perjalanan spiritual panjang yang harus dia lalui.

“Saya kira, kalau pindah agama itu kan pilihan masing-masing dengan satu proses. Ibu kan cukup panjang 66 tahun,” jelasnya.

Sukmawati Kini Resmi Beragama Hindu, Ingatkan Mayoritas Untuk Jangan AngkuhLebih jauh, dia mengingatkan, Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam agama. Sehingga, harus saling menghormati satu sama lain. 

Dia pun mengingatkan, jangan sampai agama mayoritas merasa angkuh dan tidak menghormati minoritas.

“Kalau agama pun demikian, memang Indonesia itu beragam, bertoleransi dengan baik. Jangan mayoritas itu menjadi mayoritas yang angkuh, kemudian tidak toleransi dengan minoritas,” tegas Sukmawati.

“Tapi harus memiliki toleransi yang baik, karena kita berbangsa satu saudara di seluruh kepulauan Indonesia. Jadi, itu yang selalu ditanamkan Bung Karno,” lanjutnya.

Meskipun Sukmawati kini resmi beragama Hindu, ke depannya ia yakin pro dan kontra akan menghilang. Sukmawati mengatakan kalau bangsa Indonesia itu dikenal karena dapat menerima perbedaan satu sama lain, hal tersebut yang menjadi Indonesia bersatu sampai sekarang.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi