Netral English Netral Mandarin
12:02wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Sindir Uki? Dulu SMA Baku Hantam Adu Nyali, Geisz Chalifah: Mengejek tapi Lapor Polisi, Orang Tersebut Mental?

Kamis, 17-Juni-2021 09:37

Geisz Chalifah
Foto : Istimewa
Geisz Chalifah
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisaris Ancol Geisz Chalifah curhat masa lalu ketika SMA sering adu pukul di taman namun tak pernah ada yang lapor polisi maupun lapor guru. 

“Jaman di SMA 7 Gambir, bila ada gesekan baik becanda atau bedebat yg ujungnya ada kalimat: Ntar Plg Sekolah kita selesaikan di Taman. Maka artinya akan ada ring terbuka antar anak laki di taman samping stasiun gambir. Bisa dipastikan tak ada yg lapor ke guru apa lagi ke polisi,” kata Geisz Chalifah melalui akun Twitternya, Kamisn 17 Juni 2021.

“Berdebat adalah olah pikiran yang diekspresikan lewat lisan maupun tulisan. Bertarung phisik adalah olah kemampuan beradu tenaga  & nyali dalam menghadapi lawan. Mengikut sertakan sambil mengejek org lain yg tak terlibat dlm debat lalu melaporkan kepolisi org tsb adalah mental..?” imbuhnya.

Meski tak disebutkan, diduga apa yang disampaikannya merupakan sindiran bagi dua politikus yang baru-baru ini sedang berseteru. 

Untuk diketahui, Mantan juru bicara (jubir) PSI, Dedek Prayudi, melaporkan Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, ke polisi. Pria yang akrab disapa Uki itu melaporkan Andi terkait dugaan melakukan ancaman.

Surat laporan polisi itu diunggah Uki melalui akun Twitter-nya, @uki23. detikcom telah mendapat izin dari Uki untuk mengutip cuitannya itu.

"Barusan saya buat Laporan Polisi terhadap pemilik akun @Andiarief__ atas perkara pengancaman melalui media elektronik," tulis Uki seperti dilihat detikcom, Selasa (15/6/2021).

Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/3083/VI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 15 Juni 2021. Menurutnya, Andi Arief telah mencederai demokrasi.

"Ini bukan soal Uki dan pemilik akun AA. Ini soal Demokrasi. Demokrasi tidak boleh dicederai ancam mengancam dengan kekerasan," ucapnya.

Kasus ini bermula dari politikus Partai Demokrat (PD) Cipta Panca Laksana yang mengomentari cuitan Uki soal kondisi keuangan negara.

Lalu cuitan Panca dibalas Uki dengan mengunggah foto dan link berita saat Andi Arief digerebek di hotel.

Kemudian Andi Arief pun membuat cuitan pada Minggu (13/6) mengenai street justice menjadi bukti Uki sebagai bentuk dugaan pengancaman.

"Anak satu ini sudah bloon, gak tahu diri. Tunggu aja nanti gua cari kediamannya, kan gak sulit2 amat. Jangan salahin kalau gua memilih street justice," tulis @Andiarief__.

"Ini pengancaman bukan sih namanya?" kata Uki me-retweet cuitan Andi Arief.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli