3
Netral English Netral Mandarin
17:49 wib
Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah melampaui 100 ribu orang. Kondisi itu membuat Italia menjadi salah satu negara yang mencatatkan rekor kematian tertinggi. Politisi Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) Max Sopacua membantah informasi yang menyebut pihaknya menjanjikan imbalan Rp100 juta untuk para kader partai yang bersedia menghadiri KLB
Singgung Janji Presiden Akan Mudah Atasi Banjir di Jakarta, Eko: Itu Dengan Asumsi Gubernur Jakarta Normal, Ga Perlu Pinter Cukup Normal Aja

Minggu, 21-Februari-2021 16:07

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyoroti penanganan banjir di DKI Jakarta. Meski banyak yang protes karena pemprov DKI dirasa belom maksimal mengatasi banjir, namun, kata Eko, para pendukung Anies selalu berlindung dibalik perkataan Presiden Jokowi bahwa banjir dan macet akan mudah diatasi jika dirinya jadi Presiden.

Menurut Eko, presiden mengeluarkan pernyataan tersebut dengan asumsi jika Gubernur Jakarta, Normal, sementara Anies disebutnya tidak normal.

Hambatan pemerintah pusat menangani banjir Jakarta juga dikeluhkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Menteri Basuki disebut sampai marah-marah karena mengaku sulit bekerjasama dengan Gubernur DKI tersebut.

"Banjir dan macet akan mudah diatasi kalau saya jadi Presiden. "

Kata2 Pak Jokowi ini sering dijadiin tameng agar Anies bebas dari tanggungjawab.

Padahal kata2 itu keluar dengan  asumsi, jika Gubernur Jakarta normal.

Gak perlu pinter. Cukup normal aja...” tulis Eko di akun Twitternya, Minggu (21/2/2021).

Sebelumnya, salah satu tokoh oposisi, Mustofa Nahrawardaya angkat bicara soal Anies Baswedan dan banjir di DKI Jakarta.

Mustofa menyebutkan bahwa setiap masa jabatan Gubernur DKI Jakarta selalu ada peristiwa banjir.

Hal tersebut disampaikan oleh Mustofa Nahrawardaya dalam cuitan akun media Sosial Twitter miliknya pada Sabtu 20 Februari 2021. “Sssst! Jangan berisik,” cuit Mustafa.

Mustofa pun menjelaskan bahwa setiap masa jabatan Gubernur akan selalu ada banjir.

Tak hanya itu ia juga menganggap karena sebuah prestasi yang gagal, sebab ada kontribusi dari pejabat sebelumnya. “Setiap masa jabatan Gubernur, selalu ada banjir. Mau bully Anies?, nanti kamu malu lho,” ujar Mustafa.

“Karena prestasi dan gagal, ada kontribusi pejabat sebelumnya,” imbuhnya.

Bahkan, Mustafa menuturkan ada yang janji kalau jadi Presiden akan mudah atasi banjir namun kenyataannya tidak sama sekali.

“Bahkan, ada yang janji, kalau jadi presiden, lebih mudah atasi banjir. Nyatanya: Tidak!,” pungkas Mustofa.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati