• News

  • Singkap Sejarah

Diserang TBC Jenderal Soedirman Tetap Berjuang Agar Indonesia Diakui Dunia

Panglima Soedirman
Pesantren At-Taqwa
Panglima Soedirman

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hari Tuberculosis atau TBC sedunia jatuh setiap tanggal 24 Maret setiap tahunnya. Peringatan ini ditujukan untuk membangun kesadaran umum tentang wabah TBC serta usaha untuk mengurangi penyebarannya.

Gejala TBC ditandai dengan batuk kronik yang disertai dahak mengandung darah, demam, berkeringat di malam hari meskipun tidak beraktivitas, dan kehilangan berat badan secara drastis.

Ditengah serangan gerilya melawan penjajah, Panglima Besar Jenderal Soedirman menghembuskan napas terakhir pada 29 Januari 1950 karena komplikasi Tuberkulosis (TBC) yang merusak paru-paru.

Jenderal Soedirman meninggal di usia yang terbilanng masih cukup muda, 34 tahun. Ia wafat pada 29 Januari 1950 karena penyakit keras yang dideritanya.

Meski tahu tengah sakit parah, semangatnya tak pudar. Ia tetap berjuang demi membuat negeri ini merdeka dan diakui dunia. Hingga akhirnya, di tengah kesakitannya, Tuhan memanggilnya.

Jenderal Soedirman memang telah tiada. Namun, jasa-jasanya terhadap negeri tak pernah terlupakan.

Penulis : Elsa Noviyanti
Editor : Nazaruli