• News

  • Sisi Lain

Heboh! Driver Taksi Online Antar Hantu Sepasang Kekasih dari Tanah Kusir

Ilustrasi TPU Tanah Kusir di malam hari
foto: istimewa
Ilustrasi TPU Tanah Kusir di malam hari

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kehidupan malam memang memberikan banyak cerita  aneh bagi mereka yang sehari-hari bekerja di malam hari. Tidak hanya apa yang kasat mata, yang tidak kasat mata seringkali dijumpai oleh mereka.

Kali ini, Netralnews ingin menyajikan kisah seorang pengemudi (driver) taksi online bernama Tanu Wijayatno asli Jakarta yang mengaku pernah mengalami kejadian misterius saat melayani penumpang dari Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Kejadian bermula ketika Tanu berhenti di dekat area Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir. Bukan karena ada penumpang, ia berhenti karena ingin menghitung penghasilan yang ia dapatkan sepanjang hari itu.

Tanpa sadar, muncullah sepasang perempuan dan laki-laki di depan mobilnya. Tanu terkejut karena tidak melihat kapan kedua orang itu mendekat. Ia merasa tiba-tiba saja sudah berdiri di depan mobilnya.

Tanu mengira kedua orang itu adalah sepasang kekasih yang sedang membutuhkan angkutan. Firasatnya benar. Sang perempuan melambaikan tangannya minta mobil Tanu mendekati mereka.

Tanu segera memajukan mobilnya dan menanyakan kepada dua sosok tersebut.

"Saya majuin kendaraan saya dan membuka kaca. Saya tanya ada apa ya, Mbak, Mas? Saya gambarin orang itu, cowok pakai baju cokelat lengan panjang dan cewek pakai dress panjang putih,” kata Tanu.

Tanu juga menjelaskan bahwa si cewek berambut lurus seperti habis keramas. Sementara si cowok berdiri mematung tidak ada ekspresi apa-apa.

“Matanya nglirik kanan kiri," tambah Tanu yang kemudian merekam kesaksiannya dalam video berjudul “Cerita Horor True Story #163 - ojek Online Ghost Story I Taksi” di kanal media sosial Youtube, Do You See What I See.

"'Ada apa ya mbak?' Dia langsung ngomong 'bisa antar kami Pak? [saya jawab] 'Oh anter ke mana ya? Kebetulan sudah malam, kehabisan angkot apa? Kebetulan saya dari Lampung, mau ke tempat saudara saya'. Dia [sosok itu] ngomongnya pelan dan halus," lanjut Tanu.

Terdorong karena ingin menolong dan lumayan juga dapat tambahan pemasukan dari luar aplikasi online. Ia bersedia mengantarkan kedua sosok tersebut.

Sepanjang perjalanan Tanu tidak mengobrol banyak dengan kedua penumpang, namun Tanu sempat mencium aroma kentang goreng dan kain kebakar.

Meskipun begitu, Tanu tidak berpikir apapun dan tidak mempunyai perasaan aneh saat itu. Namun, begitu sampai di tempat tujuan, Tanu merasa heran karena dari kaca spion, di belakangnya tak ada siapapun.

Refleks Tanu menengok ke belakang. Ia terperanjat. Kedua penumpangnya tidak ada.  Badan Tanu langsung menggigil karena merinding.

"Saya tanya kok hening, jangan-jangan ketiduran. Saya lihat ke belakang mereka sudah enggak ada. Saya enggak tahu turunnya bagaimana, sempat lemes juga. Kecolongan ini, ternyata masih ada kayak gitu,” kata Tanu.

Tanu mengumpulkan keberanian dan tenaganya. Ia mundurkan kendaraan pelan-pelan.

“Saya lihat ke depan lagi ternyata rumah [tujuan penumpang] yang saya lihat kayak rumah lama enggak ke pakai dan enggak ke urus. Saya mundur putar balik ada pos kecil di depannya ada security juga, berdiri di pos itu sambil memegang senter," ungkapnya.

Satpam rumah itu mendekat dan berkata bahwa ia mengaku tidak melihat Tanu masih membawa dua penumpang di belakangnya. Namun, Tanu justru kini merasa sendirian dalam mobilnya karena ia tak melihat siapapun di belakang tempat duduknya.

Masih menurut satpam tersebut, konon sudah ada tiga orang yang mengalami kejadian serupa dengan apa yang dialami Tanu.

Tanu kemudianmenyalakan mobilnya kembali. Saat lampu menyorot ke tubuh satpam yang berdiri di samping pos jaga, Tanu kembali terperanjat.

"Gua lihat linggis tertancap di punggung belakang sekuriti itu. [Gua] Langsung ngebut, dia sempat senyum ke saya. Saya masih ingat kejadian itu sampai sekarang," pungkasnya.

Editor : Taat Ujianto