• News

  • Sisi Lain

Gempar! Inikah Cobra Siluman Jelang Idul Adha?

Seekor ular kobra besar sempat menghebohkan warga salah satu perumahan di Bogor
Netralnews/Taat Ujianto
Seekor ular kobra besar sempat menghebohkan warga salah satu perumahan di Bogor

BOGOR.NETRALNEWS.COM - Satu keluarga di Perumahan Mutiara II, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, mendadak dibuat heboh. Seekor ular kobra besar mendadak muncul di rumahnya, Kamis malam (30/7/2020). 

Penampakannya di malam perayaan Idul Adha, sekaligus menjelang bulan purnama membuat keluarga tersebut berpikiran "Jangan-jangan inilah penampakan siluman  jahat yang sedang mengganggu manusia."

"Benar-benar mengejutkan. Kobra mendongakkan kepala seperti siap mematok saya, persis saat Azan Magrib terdengar. Antara takut dan khawatir, akhirnya saya beranikan membunuhnya. Saya khawatir keselamatan anak saya." tutur Rohman (45) kepada Netralnews.com.

Menurut penuturannya, sore itu ia sedang bersiap mandi dan buka puasa menyambut Idul Adha. Ia mau ambil handuk di samping rumahnya. Ia terkejut, mendadak ada cobra seukuran lengan orang dewasa berada di samping tempat jemuran handuk.

"Saya terkejut. Mungkin si ular juga terkejut. Ia dongakkan kepala seperti siap mematuk, sementara saya mundur kaget lalu mundur menjauh ke belakang. Setelah itu saya sempat berlari ke dalam rumah karena kaget dan takut. Setelah berpikir berbahaya buat anak saya, baru saya beranikan memburu ular itu," tuturnya.

Berdasarkan pemantauan Netralnews sesuai video rekaman yang dibuat istri Rohman terlihat ular akhirnya digebuk dengan bambu sementara anakknya yang ikut menyaksikan kejadian itu berteriak, "Pukul lagi, lagi.., lagi"

Ular kobra berhasil dimatikan oleh Rohman. Namun di dalam hatinya, ternyata ada yang mengganjal.

"Ya ada perasaan mengganjal karena malam ini menjelang Idul Adha, juga mendekati bulan purnama. Saya sempat takut, jangan-jangan ular ini adalah siluman jahat yang sedang mengganggu keluarga saya," kata Rohman.

Diliputi rasa khawatitr, Rohman akhirnya mengadukan permasalahannya kepada Ketua RT hingga sesepuh setempat.

"Saya lapor ke RT dengan tujuan agar dilakukan kerja bakti bersih-bersih sekitar perumahan karena khawatir ada ular kobra lain yang bisa membahayakan anak-anak. Pak RT sih merespons positif dan mengajak kerja bakti minggu depan," ungkapnya.

Sementara mendatangi sesepuh setempat tujuannya adalah untuk membuat hati Rohman tenang.

"Terus terang saya takut, jangan-jangan ular itu ular jadi-jadian. Ular siluman. Jadinya saya minta petunjuk. Katanya sih, saya diminta bawa dalam doa. Mohon keselamatan. Juga disarankan agar ular dikubur, jangan dibuang ke sungai. Takutnya, ada ular lain datang memburu saya," kata Rohman.

Ia pun bercerita, ada  mitos bahwa kalau seseorang membunuh ular, maka sewaktu-waktu orang itu bisa diburu oleh teman-temannya (ular lainnya).

"Salah satu caranya, agar saya tak diburu, saya disuruh menghancurkan kepala ular. Jadinya, ya saya ikut. Kepala kobra saya hancurkan. Katanya biar nggak bisa melihat dan menunjuk siapa pembunuhnya. Baru saya kubur," kata Rohman.

Hingga berita ini ditulis, Rohman menyatakan masih merasakan hati berdebar-debar, namun ia pasrah.

"Ada rasa takut sih. Padahal tadi warga berdatangan juga agar saya tidak perlu takut. Mereka mau melihat ular yang berhasil saya bunuh. Ukurannya sekitar 1,5 meter. Sudah saya kubur. Besok Idul Adha, jadi akan saya doakan khusus untuk keluarga saya. Moga kejadian ini bukan firasat buruk," pungkas Rohman.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan ular kobra yang dikisahkan Rohman, bisa dilihat DI SINI

 

 

Editor : Taat Ujianto