• News

  • Sisi Lain

Di Balik Film Danur: Bukan Sembarang Misteri

Film Danur penuh misteri di alam nyata
Film Danur penuh misteri di alam nyata

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anak indigo bisa dikatakan sebagai fenomena yang unik. Ada yang menganggap itu sebagai berkah, ada pula yang menganggap itu sebagai sebuah kutukan. Begitu juga dengan yang dialami seorang anak indigo bernama Risa Sarasvati.

Dia menceritakan apa yang dirasakan dalam sebuah tulisan yang akhirnya menjadi sebuah novel dari kisah nyata berjudul 'Danur'.  Danur adalah cairan yang keluar setelah mayat membusuk. Menurut Risa, sang penulis bukunya, hantu itu identik dengan hal-hal yang berbau busuk. Itulah mengapa filmnya diberi judul Danur.
 
Buku ini pertama kali rilis di tahun 2011. Bercerita tentang seorang Risa yang sejak kecil tinggal di rumah neneknya di Kota Bandung. Rumah neneknya ini adalah bekas rumah tua peninggalan belanda.

Risa sama sekali tak menyadari misteri dan kengerian yang akan dialami olehnya, Risa secara tak sengaja berjumpa dengan sosok-sosok tak kasat mata. Tiga sosok anak kecil berpenampilan Belanda totok yang memperkenalkan dirinya sebagai Peter, William, dan Hansen.

Awalnya, Risa pun tak menyadari kalau ketiga kawan barunya itu berasal dari dunia lain. Yang ia tahu saat itu dia hanya memiliki teman baru, sesuatu yang diidam-idamkannya di tengah kesepiannya selama ini.

Rasa penasaran justru muncul dari Elly, ibunda Risa yang melihat gelagat aneh dari anaknya karena terdengar kerap bermain dan berbicara sendiri.

Untuk memastikan itu, Elly sempat memanggil kawannya yang berprofesi sebagai psikolog. Namun, kejadian aneh ketika psikolog itu datang malah menegaskan kalau "teman" Risa memang ada.

Elly pun akhirnya harus mengikuti saran Ujang, asisten rumah tangganya untuk memanggil seorang paranormal agar bisa menyelamatkan Risa. Paranormal itu pula yang memperlihatkan pada Risa sosok asli teman gaibnya dan menjelaskan bau danur atau aroma dari jasad membusuk yang sering hinggap saat tiga kawannya datang.

Tiga hantu belanda tersebut sering mengajak risa bermain petak umpet, mengajarinya bernyanyi dan seakan seperti teman akrab di dunia nyata.
Risa kemudian menulis buku tentang peristiwa misterinya dengan 3 teman hantunya dalam sebuah buku berjudul “Danur”.

Pada bulan Januari 2012, ia merilis sebuah buku Danur. Buku setebal 214 halaman ini bercerita tentang sisi lain kehidupan Risa yang tidak pernah diungkapkan ke publik. Kedekatan Risa dengan hal-hal mistik juga banyak dibagi dalam buku yang diterbitkan oleh penerbit Bukune ini.

"Tubuhku begitu kecil saat kutahu kelima sahabatku ternyata onggokan belulang manusia tanpa kepala yang jelas jauh berbeda denganku yang masih bisa berdiri tegap, melangkah bebas, menapaki tanah, dan nyata untuk diraba," tulis Risa dalam laman resminya.

Hingga akhirnya perusahaan film Pichouse mengangkat kisah risa dalam sebuah film di bulan Maret 2017 dengan judul “Danur : I can see ghost”.

Namun.......ada  5 fakta kengerian di balik film itu.

Inilah fakta-fakta yabng terjadi di film tersebut sebagaimana dikutip dari id.bookmyshow.com:

1. Adaptasi kisah nyata
Film Danur jelas bukanlah film horor biasa. Kisahnya diadaptasi dari kehidupan pribadi Risa Saraswati, seorang wanita indigo yang sejak kecil bersahabat dengan makhluk-makhluk tak kasat mata alias hantu. Dalam kehidupannya Risa menyebutkan 5 teman hantunya bernama Peter, Hans, Hendrick, William, dan Jahnsen. Namun dalam versi filmnya hanya dimunculkan 3 karakter hantu saja.

 2. Sulit mendapat ijin untuk dibuat film
Bukan hal yang mudah memfilmkan kisah Risa dan teman-teman hantunya ke layar lebar. Menurut Risa banyak sekali persyaratan yang harus dituruti jika memang kisah mereka bakal difilmkan. Film Danur pun akhirnya dieksekusi setelah dilakukan perombakan script sesuai dengan permintaan para hantu-hantu cilik tersebut.

3. Prilly bisa lihat hantu
Untuk lebih mendalami karakternya sebagai Risa, Prilly Latuconsina sengaja meminta untuk dibukakan mata batinnya agar bisa melihat hantu. Bahkan hingga Gala Premier film Danur yang digelar Senin, 27 Maret 2017 lalu, Prilly dengan polosnya mengungkap banyak sekali makhluk tak kasat mata yang turut hadir di malam pemutaran perdana film Danur. Hiiiii....

4. Lima kursi sakral
Malam pemutaran perdana film Danur: I Can See Ghosts penuh dengan aura mistis. Ditambah lagi dengan adanya lima kursi kosong yang katanya disediakan khusus untuk teman-teman hantu Risa. Kursi-kursi tersebut dibalut dengan kain putih yang di setiap tempat duduknya diletakkan benda-benda favorit Peter cs.

5. Poster film harus menampilkan sosok ketiga hantu tersebut.Sebelumnya poster itu menampilkan sosok Prilly yang bermain piano dengan ditemani bayangan kuntilanak. Hal itu ternyata membuat 'teman gaib' Risa yang terdiri dari Peter, Will, Janshen, Hendrick, dan Hans marah karena ada gambar kuntilanak di posternya. Mereka tidak suka dengan posternya karena itu adalah kisah mereka.

Lagu pemanggil: Abdi teh ayeuna, gaduh hiji boneka. Teu kinten saena, sareng lucuna. Ku abdi dierokan, erokna sae pisan. Cing mangga, tingali boneka abdi..

Lagu berbahasa Sunda berjudul Boneka Abdi tersebut kabarnya adalah lagu untuk memanggil teman-teman hantu Risa. Jika lagu disenandungkan maka dengan sendirinya mereka akan datang.

Penulis : Albert Wang
Editor : Wulandari Saptono