Netral English Netral Mandarin
09:37wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
Sistem Cruise Control Bermasalah, Tesla Tarik 285 Ribuan Mobil Listrik di China

Minggu, 27-Juni-2021 12:00

Ilustrasi kebijakan penarikan produk dari pasaran atau recall.
Foto : qualityassurancemag com
Ilustrasi kebijakan penarikan produk dari pasaran atau recall.
19

BEIJING, NETRALNEWS.COM - Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat Tesla Inc menarik (recall) 285.520 unit mobil Model 3 dan Model Y dari pasar China mulai Sabtu (26/6).

Mobil-mobil buatan China dan impor tersebut ditarik karena ada masalah pada sistem kendali kecepatan otomatis (cruise control), demikian diungkapkan regulator pemasaran China, Sabtu.

Penarikan tersebut menambah serangkaian kesalahan langkah perusahaan tersebut di China sehingga dapat mengurangi minat konsumen pada salah satu mobil listrik terlaris di pasar mobil terbesar di dunia itu, tulis media China.

Badan Pemasaran China dalam laman resminya menyebutkan penarikan terdiri dari 246.921 unit Model 3 yang diproduksi pada Januari 2019-7 Juni 2021 dan 38.599 unit Model Y buatan 2021.

Masalah cruise control dapat menyebabkan pengemudi mengaktifkan sistem tersebut secara tidak sengaja sehingga bisa meningkatkan kecepatan secara tiba-tiba yang melampaui ekspektasi pengemudi.

Dalam kasus terburuk, kondisi demikian bisa menjadikan kendaraan tersebut celaka, kata regulator.

Menanggapi permasalahan itu, Tesla menyampaikan permohonan maaf pada hari itu juga atas ketidaknyamanan konsumennya.

Tesla mengatakan bahwa para konsumen bisa menyampaikan permohonan penarikan secara daring.

Bagi para konsumen yang tidak bisa menyelesaikan proses tersebut melalui perbaikan jarak jauh, Tesla akan mengontak  mereka untuk memperbarui sistem kendali pada kendaraan tersebut.

Seperti dilansir dari Antara, Tesla membangun pabrik terbesarnya di luar Amerika Serikat (gygafactory), tepatnya di Kota Shanghai, seiring dengan makin tingginya minat konsumen China atas kendaraan listrik papan atas tersebut.  

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP