Netral English Netral Mandarin
22:14wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Situs BSSN Diretas, Puan Maharani: Saya Sungguh Terkejut

Kamis, 28-Oktober-2021 00:05

Ketua DPR Puan Maharani
Foto : DPR RI
Ketua DPR Puan Maharani
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPR Puan Maharani mengaku terkejut dan menyayangkan adanya peretasan yang terjadi pada situs Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Saya sungguh terkejut, BSSN yang menjadi ‘tameng’ utama keamanan siber Indonesia justru kena retas,” kata Puan dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Puan mengatakan, peretasan ini harus menjadi evaluasi bagi BSSN yang diberi tugas khusus oleh pemerintah dalam hal teknis sistem keamanan siber.

Ketua DPP PDIP itu menambahkan, peretasan situs BSSN dengan alamat website www.pusmanas.bssn.go.idmerupakan isu serius bagi keamanan siber Indonesia.

“Kalau tameng utamanya bisa diretas, saya khawatir website-website pemerintah lainnya yang menyimpan data publik bisa dengan mudah disusupi,” ujar Puan.

Karenanya, lanjut Puan, BSSN perlu mengaudit secara teknis terkait adanya celah sistem keamanan yang disusupi hacker tersebut, untuk kemudian segera berbenah diri, baik secara teknologi maupun sumber daya manusia.

“Setelah berbenah, barulah bisa melaksanakan tugas keamanan siber. Karena tidak mungkin melindungi keamanan siber pemerintah, kalau belum bisa melindungi diri sendiri,” terangnya.

Puan mendorong BSSN sebagai badan resmi pemerintah yang diberi kewenangan untuk keamanan siber bisa bekerja lebih optimal lagi dengan sumber daya yang ada.

"BSSN yang diberi kewenangan, sumber daya, dan juga anggaran, tidak boleh kalah oleh hacker yang tidak bertanggung jawab di luar sana,” pungkas Puan.

Sebelumnya diberitakan, situs resmi BSSN dengan alamat website www.pusmanas.bssn.go.id dilaporkan mengalami peretasan sejak Rabu (20/10/2021). Peretas menggunakan serangan deface atau merubah tampilan yang ada pada website tersebut.

Tampilan situs milik lembaga negara ini diganti dengan gambar bertuliskan Hacked by theMx0nday. Lalu dibagian bawah tulisan itu muncul logo BSSN disertai tulisan, "NSA da indonesia pwnetada fds KKKKKKKKKKKK," seperti tertulis dalam situs tersebut.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi