Netral English Netral Mandarin
06:28 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Skakmat Mardani Soal FPI, FH: Ormasnya yang Sakit, Tidak Ikut Aturan, Mendukung...

Jumat, 01-January-2021 07:00

Skakmat Mardani Soal FPI, Ferdinand sebut Ormasnya yang Sakit, Tidak Ikut Aturan, Melawan...
Foto : Istimewa
Skakmat Mardani Soal FPI, Ferdinand sebut Ormasnya yang Sakit, Tidak Ikut Aturan, Melawan...
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Melalui akun Twitternya, politikus Mardani Ali Sera mencuit, katanya: "Terkait keluarnya SKB Menteri tentang pembubaran FPI ada 3 hal yang ingin saya sampaikan. Salah satunya, jika makin banyak pembubaran Ormas, ini menunjukkan demokrasi yang sakit."

"Kalau makin banyak yang dibubarkan tentu orang akan berfikir, ada apa dengan demokrasi kita?" imbuhnya.

Pernyataan Mardani ditanggapi ketus oleh Ferdinand Hutahaean (FH), Jumat (1/1/21), katanya: "Bkn demokrasinya yg sakit, tp ormasnya yg sakit karena tidak mengikuti aturan dan hukum yg berlaku."



"Kami akan mendukung negara dlm hal ini pemerintah untuk terus membubarkan ormas2 yg tdk ikut aturan, melawan Pancasila dan mendukung radikalisme serta terorisme, sebanyak apapun.!" tegas Ferdinand.

Sementara sebelumnya dilansir Wartaekonomi.co, pengamat politik Ujang Komarudin meyakini akan ada efek dari pembubaran Front Pembela Islam (FPI), yang akan berbuntut panjang. Bahkan, menurut dia, sangat mungkin berimbas hingga Pilpres 2024 mendatang.

Selain itu, alasan sederhana, kader dan simpatisan organisasi pimpinan Habib Rizieq Shihab cukup banyak.

“Pilpres 2024 akan tetap hangat, karena kader dan simpatisan FPI itu banyak,” katanya, dilansir jpnn.com, Kamis (31/12/2020).

Lebih lanjut, ia memperkirakan secara individu, simpatisan dan kader FPI tentu tidak akan diam dengan kondisi yang dialami saat ini.

“Walaupun organisasinya dibubarkan, saya kira mereka secara individu-individu dan kelompok tetap jalan dalam perjuangannya,” katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan serangkaian peristiwa yang dialami FPI dan HRS belakangan ini, tentu cukup membekas pada para simpatisan dan kader FPI.

Mulai dari tewasnya enam laskar FPI saat berhadapan dengan aparat, hingga Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Ujang juga tidak menampik kemungkinan adanya pihak-pihak yang menganggap bahwa FPI diperlakukan secara tidak adil.

“Atas serangkaian peristiwa itu, FPI dan bisa saja sebagian rakyat akan berpandangan seperti itu (diperlakukan tak adil).”

“Bisa saja FPI diperlakukan tidak adil dan dianggap sebagai musuh, padahal mereka juga bagian dari warga negara,” lanjutnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto