Netral English Netral Mandarin
06:36wib
Sebanyak 1.296 sekolah menjadi klaster Covid-19 di saat pembelajaran tatap muka (PTM) diduga akibat penularan. Sejumlah sumber di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sudah ditetapkan sebagai tersangka
SMS Gempa 8,5 SR dan Tsunami 4 Juni Telanjur Hebohkan Warga, Roy Suryo: Pertanggungjawabannya?

Sabtu, 29-Mei-2021 19:35

Roy Suryo
Foto : Harianjogja
Roy Suryo
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menpora Roy Suryo protes dengan beredarnya SMS error yang sempat beredar di masyarakat. Pasalnya dalam SMS itu menyebut gempa 8,5 SR dan berpotensi tsunami bakal terjadi pada 4 Juni 2021.

Roy Suryo mempertanyakan BMKG dengan membandingkan dengan video TikTok untuk lucu-lucuan namun tugas uatama tetap beres. Ia juga meminta pertanggungjawaban. 

"Buat Lucu2an (Gaya TikTok) begini sih boleh2 saja, asal tidak melupakan Tugas Utama.Soal "SMS-(babar)-Blast-(error)" kemarin, Bgmn pertanggungjawabannya?" kata Roy Suryo, 29 Mei 2021.

“System error, Human error, apa apa? Jangan sampai Next ada SMS benar2 yg dikirimkan, Warga sudah tidak percaya lagi. AMBYAR,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat dikejutkan dengan pesan singkat atau SMS berasal dari KominfoBMKG, Kamis (27/5) pagi. Pesan itu berisi peringatan gempa besar yang akan terjadi pada magnitudo 8,5 yang berpotensi tsunami pada 4 Juni 2021.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan investigasi SMS tersebut. Selain gempa, SMS juga berisikan peringatan dini tsunami.

"Sedang diinvestigasi," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono kepada merdeka.com, Kamis (27/5).

Daryono menyebut, kemungkinan SMS notifikasi gempa diikuti dengan peringatan dini tsunami bukan berasal dari BMKG. Sebab, tim BMKG pusat tidak mengeluarkan warning gempa maupun peringatan dini tsunami.

"Belum tentu di BMKG karena tim BMKG pusat tidak eksekusi warning," ujarnya.

Sebagai informasi, beredar SMS notifikasi gempa dalam beberapa hari terakhir hingga hari ini. SMS tersebut datang dari KominfoBMKG.

Isi SMS berupa pemberitahuan gempa bumi dengan magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara dan gempa bumi dengan magnitudo 5,2 di Aceh Jaya. Kemudian peringatan dini tsunami di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Tengah yang didahului gempa dengan magnitudo 8,5.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati