Netral English Netral Mandarin
12:56wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Soal Chip di dalam Vaksin Ini, Satgas: Tidak Benar, Memang Ada Pelacak Tapi di Kotak Pengiriman untuk Cegah Pencurian

Sabtu, 14-Agustus-2021 16:30

Ilustrasi vaksin COVID-19.
Foto : freepik.com
Ilustrasi vaksin COVID-19.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ramai diperbincangkan di media sosial soal afiliasi tiga macam vaksin COVID-19 yang saat ini beredar, dengan penyedia layanan komunikasi nirkabel Bluetooth.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan bahwa klaim vaksin Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna berafiliasi dengan Bluetooth dengan jaringan 5G kecuali Sinovac adalah salah.

"Faktanya informasi tersebut tidak benar," demikian ditegaskan Satgas melalui laman resminya seperti dikutip di Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Menurut Satgas, tidak terdapat bahan apapun pada vaksin Astrazeneca yang dapat menimbulkan sinyal bluetooth ataupun 5G berupa chip.

Adapun, pelacak yang terdapat pada vaksin bukanlah berada di dalam vaksin itu sendiri, melainkan pada kotak pengiriman vaksin untuk mencegah pencurian.

Selain itu, microchip pada vaksin tidak memungkinkan karena pada umumnya microchip berukuran sekitar 0,5 inci sehingga tidak akan bisa melewati jarum suntik.

"Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting," ujar Satgas.

Lebih lanjut, Satgas mengimbau masyarakat untuk memeriksa kebenaran sebuah informasi dengan cara berikut ini:

1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 0859216005002. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin

 

Reporter : Irawan HP
Editor : Wahyu Praditya P